Kata ‘Ibu Ani Yudhoyono’ Sempat Jadi Trending

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Bersamaan dengan kabar wafatnya, kata ‘Ibu Ani Yudhoyono’ menjadi trending saat ini dengan 40 ribu yang men-tweetnya per Sabtu pukul 11.50 WIB, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pesinetron Vino G. Bastian, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar hingga penyanyi Agnez Monica dan putri Gus Dur Alissa Wahid.

Sebagian mereka bukan sekadar menuliskan ucapan belasungkawa, tetapi juga mengunggah foto-foto kenangan bersama SBY dan Ibu Ani.

Seperti Ganjar misalnya mengunggah kembali fotonya bersama SBY, Ibu Ani dan Menteri Pekerjaan Umum kala itu Djoko Kirmanto.

Sedangkan, Agnez Monica mengunggah gambar saat dia sedang cipika-cipiki dengan Ibu Ani di Istana Kepresidenan sekitar tahun 2011 atau 2012.

Ibu Ani dikabarkan meninggal dunia pada pukul 11.50 Waktu Singapura setelah berjuang melawan kanker darah.

Dia berada dalam perawatan National University Hopital (NUH) selama emapat bulan terakhir.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini