AS Terganggu dengan Dakwaan Ekstra terhadap Aung San Suu Kyi

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) terganggu dengan laporan yang mengatakan bahwa dakwaan pidana ekstra telah diajukan terhadap pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi. Hal ini dikatakan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.

Pengacara Aung San Suu Kyi mengatakan, polisi telah mengajukan dakwaan kedua untuk kliennya, yakni melanggar Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam. Sebelumnya peraih Nobel Perdamaian itu dituduh mengimpor walkie-talkie secara ilegal.

“Seperti yang dikatakan presiden, perebutan kekuasaan oleh militer adalah serangan langsung terhadap transisi negara menuju demokrasi dan supremasi hukum,” kata Ned Price, melansir Reuters, Rabu, 17 Februari 2021.

Sebelumnya, Panglima militer Myanmar, Min Aung Hlaing menegaskan bahwa militer akan menggelar pemilu baru segera setelah menyelesaikan implementasi status darurat.

Namun, hingga saat ia tidak menjelaskan kapan pemilihan tersebut akan diadakan kembali. Sang panglima militer terus menegaskan bahwa pemilu yang digelar pada November lalu yang dimenangkan Aung San Suu Kyi diwarnai kecurangan.

Pidato tersebut disampaikan Hliang saat ribuan warga berunjuk rasa di Kota Naypyitaw, Yangon, dan sejumlah kota lainnya sebagai bentuk protes atas kudeta yang dilakukan militer Myanmar pada 1 Februari dan menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi.

“Kami akan mengadakan pemilu multipartai dan kami akan menyerahkan kekuasaan kepada yang menang dalam pemilu itu, sesuai aturan demokrasi,” kata Min Aung Hlaing.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini