Berbahaya, Asteroid Sebesar Jembatan Golden Gate Melaju Cepat Menuju Bumi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Asteroid bernama 2001 FO32 diprediksi sedang menuju bumi dengan kecepatan hingga 123.887 km/jam. Melihat ukuran dan lintasannya, asteroid ini masuk kategori berpotensi berbahaya.

Dilaporkan Space.com, menurut EarthSky, asteroid ini hanya melintasi planet Bumi pada 21 Maret 2021. Batuan luar angkasa ini memiliki diameter sekitar kira-kira 0,6 mil. Perbandingannya sepanjang Jembatan Golden Gate, meskipun tidak terlalu panjang.

Asteroid itu akan meluncur di luar angkasa dengan kecepatan sekitar 123.887 km/jam (21 mil per detik), relatif terhadap Bumi. Sebagai perbandingan,palnet Bumi mengelilingi Matahari dengan kecepatan sekitar 18 mil per detik.

Alhasil, asteroid ini tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Kemungkinan besar batu tersebut akan terlihat oleh mereka yang menggunakan teleskop -khususnya mereka yang menggunakan teleskop berdiameter 8 inci atau lebih besar.

Asteroid ini akan kembali bertemu dengan Bumi dalam 31 tahun ke depan. Namun, penampakan tahun ini akan menjadi yang terdekat dengan Bumi selama 200 tahun ke depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini