Komisi X DPR Dukung PSSI Gulirkan Kompetisi Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan apresiasi khusus atas perhatian yang diberikan oleh Komisi X DPR RI terhadap sepak bola Indonesia, terutama agar bisa kompetisi bergulir kembali.

Saat ini kompetisi Liga Indonesia sedang terhenti karena situasi kahar (pandemi Covid-19) di Tanah Air yang juga melanda hampir seluruh dunia. Untuk menggulirkan kembali kompetisi pada tahun 2021, PSSI telah melakukan segala daya dan upaya untuk mendapatkan izin. Namun hingga saat ini belum mendapat izin dari pihak kepolisian.

“Saya berterima kasih kepada Komisi X DPR RI yang terus memberikan perhatian dan apresiasinya kepada sepak bola Indonesia, terutama mengenai kompetisi yang akan bergulir dan harus dilaksanakan kembali,” kata Iriawan saat Webinar Kampus Bicara Bola yang diselenggarakan Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta.

“Seperti yang kita tahu, bahwa pihak kepolisian belum memberikan izin kepada kami untuk menggulirkan kompetisi. Berbagai daya dan usaha sudah PSSI lakukan agar izin tersebut bisa dikeluarkan. Mulai dari merancang protokol kesehatan, skema kompetisi, dan lainnya,” ungkapnya.

“Karena sebagaimana kita tahu, tidak adanya liga, tentu menghambat perkembangan pemain untuk timnas dan juga ekonomi. Terakhir, kami juga mohon dukungan dan doanya dari pihak-pihak terkait yang mengikuti webinar saat ini agar kompetisi segera dapat bergulir,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda memberikan isyarat lampu hijau untuk PSSI kembali menggulirkan kompetisi.

“Kami dari Komisi X DPR mendukung penuh adanya kompetisi yang bisa bergulir kembali. Payung hukum mengenai suporter akan dimatangkan oleh Komisi X DPR. Untuk bisa dikaji, saya meminta dukungan dari semuanya serta agar bisa terlaksana,” tutur Syaiful Huda.

“Jalannya kompetisi sangat berhubungan dengan suporter dan itu menjadi perhatian dari polisi untuk mendapatkan izin. Kami dari Komisi X DPR RI, merasa bahwa eksistensi suporter sangat penting dan dihargai, maka dari itu, kami sedang membuat undang-undangnya. Saya harap ini bisa terwujud dan kompetisi sepak bola Indonesia bisa bergulir kembali,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menjaga Transparansi Penggunaan Anggaran MBG

Oleh: Asep Faturahman)* Transparansi menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Makan BergiziGratis (MBG). Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penggunaananggaran negara, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiaprupiah yang dialokasikan dikelola secara terbuka, terukur, dan akuntabel. Dinamikayang muncul di ruang publik, termasuk perbincangan viral mengenai menu Ramadan, dipandang sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawalkebijakan strategis nasional. Menanggapi isu tersebut, Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan InvestigasiBadan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, mengatakan alokasi bahan makanan dalamprogram ini berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Angka tersebut berbeda dengan nominal Rp13.000 hingga Rp15.000 yang ramai dibahas, karena total anggaran per porsi mencakup komponen lain di luar bahan bakumakanan. Balita, PAUD,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini