MATA INDONESIA, BARCELONA – Di awal musim, Lionel Messi gagal mewujudkan keinginannya hengkang dari Barcelona. Kini, Messi bicara lagi soal masalah tersebut.
Pada Agustusu lalu, Messi mengejutkan dunia sepak bola dengan mengungkapkan keingingannya hengkang dari Barcelona. Bahkan, pemain 33 tahun sudah mengirim faks ke manajemen Blaugrana.
Hanya saja, Messi gagal pindah dari Barcelona karena klausul khusus yang memperbolehkannya pindah kapan saja dan dengan status bebas transfer sudah berakhir. Pemain asal Argentina itu harus menebus klausul pelepasan senilai 700 juta Euro.
Kegagalan meninggalkan Barcelona sedikit banyak memengaruhi penampilan Messi musim ini. La Pulga tampil tak seperti biasanya dan di awal-awal sangat jarang melihatnya tersenyum dan menikmati bermain sepak bola.
“Saat itu saya mengatakan pada presiden (Josep Bartomeu) berkali-kali bahwa saya ingin pindah. Burofax adalah cara resmi menunjukkan keinginan saya secara resmi dan bersungguh-sungguh,” ujar Messi, dikutip dari Marca, Senin 28 Desember 2020.
“Saya pikir siklus saya di sini sudah berakhir dan ingin perubahan. Dari dalam kepala saya, saya harus keluar dari semua ini. Saya tahu tahun ini adalah masa transisi dengan pemain muda. Tapi saya tetap ingin pindah dan pindah dengan cara yang benar,” katanya.
“Presiden mulai mengatakan hal-hal yang membuat saya tampak seperti penjahat di sebuah film. Sulit meninggalkan klub ini, saya rasa tak kota lebih baik dari Barcelona dan keluarga saya tidak mau pindah,” tuturnya.
Kini Messi bebas negosiasi dengan klub lain pada 1 Januari karena kontraknya habis di akhir musim. Tapi, saat ini Messi belum memikirkan soal masa depannya.
“Saya belum memikirkannya hingga akhir musim nanti. Saya akan menunggu hingga musim berakhir. Saat ini saya fokus memenangkan gelar, bukan hal lain,” ungkapnya.