Ronaldo Jalani Laga ke-100 dengan Sempurna

Baca Juga

MATA INDONESIA, GENOA – Cristiano Ronaldo menjalani laga ke-100 saat Juventus menghadapi Genoa. Ronaldo menandainya dengan mencetak dua gol.

Berlaga di Stadion Luigi Ferraris, Senin 14 Desember 2020 dini hari WIB, Juventus mengalahkan Genoa dengan skor 3-1. Selain dua gol Ronaldo, satu gol lain dicetak Paulo Dybala.

Genoa sempat unggul lebih dulu melalui gol mantan pemain Juventus, Stefano Sturaro. Kemudian, Paulo Dybala menyamakan skor 1-1 sebelum akhirnya Ronaldo mencetak dua gol melalui penalti.

Ini adalah penampilan ke-100 Ronaldo bersama Juventus sejak direkrut dari Real Madrid di 2018. Total, pemain asal Portugal mengemas 79 gol.

“Target tim adalah selalu meraih kemenangan. Ini pertandingan sulit. Catatan pribadi memang menyenangkan, tapi target kami adalah meraih tiga poin untuk tim,” ungkap Ronaldo, dikutip dari Football Italia, Senin 14 Desember 2020.

Ronaldo menambahkan, kemenangan atas Barcelona di Liga Champions menambah rasa percaya diri semua pemain dan berdampak pada laga lawan Genoa.

“Kemenangan atas Barcelona sangat penting, karena mengalahkan tim seperti Barcelona di kandangnya sendiri meningkatkan rasa percaya diri. Bisa dilihat sendiri hasilnya di laga ini,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Danantara, PSEL, dan Masa Depan Pengelolaan Sampah Indonesia

*) Oleh: Citra Ningrum OktaviaPemerintah tengah menghadapi salah satu tantangan paling mendesak dalampembangunan nasional, yakni darurat sampah perkotaan yang selama bertahun-tahun berjalan tanpa penyelesaian menyeluruh. Timbunan sampah yang terusmeningkat tidak lagi sekadar persoalan kebersihan lingkungan, melainkan telahmenjadi ancaman serius bagi kesehatan publik, kualitas ekosistem, hingga ketahananenergi nasional. Di tengah situasi tersebut, langkah pemerintah menggandengDanantara Indonesia untuk mempercepat pembangunan fasilitas PengolahanSampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan keputusan strategis yang menunjukkan keberanian negara keluar dari pola lama pengelolaan sampah yang stagnan. Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan PSEL di enam lokasibersama 13 pemerintah daerah menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak lagi bekerjadengan pendekatan parsial, tetapi mulai membangun sistem pengelolaan sampahyang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang.Lebih jauh, penerbitan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentangpercepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrikmemperlihatkan adanya keseriusan politik pemerintah dalam membenahi tata kelolasampah nasional. Menko Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa regulasitersebut telah mendorong langkah konkret pemerintah pusat dan daerah untukbergerak lebih cepat dalam pembangunan PSEL. Target pembangunan sedikitnya 25 lokasi PSEL dalam dua hingga tiga tahun ke depan bukan hanya ambisi administratif, melainkan kebutuhan nyata untuk mengatasi kedaruratan sampah di puluhankabupaten dan kota. Selama ini, banyak proyek pengolahan sampah tersendat akibatbirokrasi panjang, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan ketidakjelasan pembagiankewenangan. Karena itu, penyederhanaan prosedur serta pembagian peran yang jelas antara pemerintah, Danantara, dan pihak-pihak terkait menjadi fondasi pentingagar proyek strategis ini tidak kembali terjebak pada pola lamban yang merugikanmasyarakat.Selain itu, keterlibatan Danantara Indonesia memberi dimensi baru dalampembiayaan dan tata kelola proyek infrastruktur lingkungan di Indonesia. Selama ini, pengelolaan sampah kerap dipandang sebagai sektor yang minim nilai ekonomisehingga tidak menarik bagi investor besar. Padahal, di berbagai negara maju, pengolahan sampah telah berkembang menjadi industri energi hijau yang bernilaitinggi dan berkelanjutan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini