Hindari Perpecahan, Jimly Asshiddiqie Minta Masyarakat Tunggu Komnas HAM

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masyarakat diminta bersabar menunggu hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap peristiwa baku tembak antara pengikut Rizieq Syihab dengan polisi. Tim dibentuk menurut Jimly  Asshiddiqie agar tidak terjadi perpecahan.

Alasan Jimly Komnas HAM melakukannya dengan independen, apalagi dia mengaku sudah berdiskusi dengan Ketua Komnas HAM.

“Kita tunggu saja hasil penyelidikan Tim Komnas HAM, apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Jimly, Rabu 9 Desember 2020.

Tim yang dibentuk Komnas HAM menurut Jimly adalah tim khusus yang sengaja dibentuk untuk menghindari perpecahan.

Saat ini penyidikan kasus tersebut sudah diambil alih Mabes Polri bersama Divisi Propam Polri.

Dilibatkannya Divisi Propam untuk menyelidiki apakah penembakan anggota Polri terhadap pengikut Rizieq Syihab yang menyerangnya sudah sesuai protap yang ditetapkan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini