Hindari Perpecahan, Jimly Asshiddiqie Minta Masyarakat Tunggu Komnas HAM

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masyarakat diminta bersabar menunggu hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap peristiwa baku tembak antara pengikut Rizieq Syihab dengan polisi. Tim dibentuk menurut Jimly  Asshiddiqie agar tidak terjadi perpecahan.

Alasan Jimly Komnas HAM melakukannya dengan independen, apalagi dia mengaku sudah berdiskusi dengan Ketua Komnas HAM.

“Kita tunggu saja hasil penyelidikan Tim Komnas HAM, apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Jimly, Rabu 9 Desember 2020.

Tim yang dibentuk Komnas HAM menurut Jimly adalah tim khusus yang sengaja dibentuk untuk menghindari perpecahan.

Saat ini penyidikan kasus tersebut sudah diambil alih Mabes Polri bersama Divisi Propam Polri.

Dilibatkannya Divisi Propam untuk menyelidiki apakah penembakan anggota Polri terhadap pengikut Rizieq Syihab yang menyerangnya sudah sesuai protap yang ditetapkan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini