Kalah dari Spurs, Start Terburuk Arsenal Sejak 1981

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Arsenal kalah di derby London Utara melawan Tottenham Hotspur. Ini merupakan start terburuk The Gunners sejak 1981.

Berlaga di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu 6 Desember 2020 malam WIB, Arsenal kalah dengan skor 0-2. Dua gol Spurs dicetak Son Heung-min dan Harry Kane.

Ini adalah kekalahan keenam Arsenal di Liga Premier Inggris dari 11 pertandingan. Meriam London berada di peringkat 15 dengan mengemas 13 poin. Ini adalah start terburuk mereka sejak 1981.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengatakan, anak asuhnya tampil baik di laga ini. Tapi, mereka tak bisa memanfaatkan peluang menajadi gol.

“Saya harus mendukung para pemain untuk tetap berjuang dan terus berjuang. Tidak ada cara lain,” ujar Arteta, dikutip dari BBC, Senin 7 Desember 2020.

“Saya melihat penampilan tim. Saya melihat para pemain tampil penuh keinginan kuat, tekad, mendominasi pertandingan, menciptakan banyak peluang, tapi pada akhirnya pertandingan soal hasil akhir dan itu sebabnya Tottenham bisa ada di puncak klasemen,” katanya.

Dari 11 pertandingan, Arsenal hanya mencetak 10 gol. Jumlah itu sama dengan gol yang dicetak Son Heung-min musim ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini