Dua Pemimpin Timur Tengah Berharap Biden Hidupkan Kembali Dialog Perdamaian

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Raja Yordania, Abdullah bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas pada Minggu (29/11). Kedua pemimpin berharap Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden akan menghidupkan kembali dialog damai mengenai solusi konflik Arab-Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Setelah bertemu dengan Presiden Abbas di pelabuhan Laut Merah Aqaba, Raja Abdullah mendukung sepenuhnya negara Palestina. Dalam beberapa bulan terakhir, sang Raja juga mengatakan, kebijakan Israel dan rencana perdamaian Presiden Donald Trump di Timur Tengah akan menyebabkan konflik.

“Yang Mulia menekankan Yordania berdiri dengan semua sumber dayanya bersama warga Palestina dalam mencapai hal sah mereka untuk mendirikan negara merdeka,” kata Raja Abdullah dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters, Senin, 30 November 2020.

Raja Abdullah merupakan pemimpin Arab pertama yang melakukan dialog dengan Biden, sejak memenangkan Pemilihan Presiden AS. Sang Raja berharap untuk bekerja sama dalam “mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.”

Di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, AS telah membalikkan beberapa dekade kebijakan mengenai konflik tersebut. Paman Sam menahan diri untuk tidak mendukung solusi dua negara, formula internasional lama yang membayangkan negara Palestina hidup berdampingan dengan Israel.

Dalam komunikasi lainnya, kedua pemimpin di Timur Tengah itu mengatakan Israel berusaha untuk memaksakan realitas baru dengan menganeksasi dan mempercepat pembangunan permukiman di wilayah Palestina yang mereka duduki.

Pemerintahan Trump juga membuat marah Yordania dan negara-negara Arab lain, ketika AS mengatakan permukiman Israel di Tepi Barat tidak melanggar hukum internasional.

Abbas yang tiga tahun lalu memutuskan kontak dengan pemerintahan Trump akan berkunjung ke Kairo guna mencari dukungan bagi kebangkitan pembicaraan damai berdasarkan solusi dua negara, demikian dikatakan seorang diplomat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -

Baca berita yang ini