Mobil Tim Kampanye Paslon Bupati Mamuju Terjun ke Jurang, 3 Orang Meninggal Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan penumpang lainnya mengalami luka-luka usai mobil rombongan tim kampanye pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Mamuju, Habsi-Irwan, terjun ke jurang.

Peristiwa itu terjadi di titik tanjakan Desa Karama Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat 27 November 2020 sekitar pukul 23.00 WITA.

Tiga orang meninggal dunia itu diketahui bernama Damsir seorang pekerja salah satu Media, Kamiruddin Al Islam atau Memet (40) Ketua Bija Turatea dan Tadius (45) salah seorang Sekretaris Partai Berkarya.

Mengutip Merdeka.com, Kasat Intel Polresta Mamuju, AKP Yulianus membenarkan adanya kejadian laka lantas yang terjadi semalam di wilayah Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju.

Namun belum ada keterangan resmi soal apa penyebab kejadian kecelakaan di jalur tanjakan tersebut. Sementara beberapa penumpang lainnya masih dalam perawatan Puskesmas setempat yang rencananya akan dirujuk ke RSUD Kabupaten Mamuju.

“Iya tiga orang meninggal dunia, kami belum ada laporan soal apa penyebab kecelakaan tersebut dan kini polisi masih dalam penyelidikan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini