Reza Arap Terciduk Makan Nasi Uduk, Netizen : Kamu Rendah Hati Banget!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Reza Oktovian atau dikenal publik sebagai Reza Arap diketahui berhasil menjadi seorang Youtuber Gaming berpenghasilan ratusan juta rupiah tiap bulannya. Punya banyak uang, tak membuat dirinya lupa daratan. Ia masih tetap makan makanan murah seperti nasi uduk.

Hal tersebut diketahui lewat unggahan foto dalam twitter pribadinya. Dalam foto itu, Reza diketahui sedang menikmati sarapan paginya berupa nasi uduk lengkap dengan bihun, telur balado dan gorengan tempe serta kerupuk.

“I posted this on my Instagram story and people went crazy on my dm like “omg you still eat that kind of food ? how humble you are,” kata Reza dalam cuitan twitternya, 23 Oktober 2020 lalu.

Postingan itu pun ramai ditanggapi netizen. Tunangan dari Wendy Walters tersebut pun merasa heran. Dirinya merasa kalau nasi uduk adalah makanan yang sudah biasa dimakannya, terutama saat masih hidup susah dan tinggal pada sebuah gang kecil di Jakarta.

“Laaahhh nasi uduk masa nolak, enak begitu apalagi makan malam2,” imbuh akun @agh***.

“Nasi uduk bihun sama tempe goreng itu enak banget gais,” seru akun @bibi***.

“Nasi, Telor Balado, Bihun sama Tempe Goreng. Ahh nikmat,” komentar akun @adk***.

“Enak anj**, ak tiap hari sarapan itu kalo mau brngkt sekolah, soalnya org rumah jarang masak,” kata akun @mbl***.

“Sama sama bisa dimakan kenapa cobak orang” mempermasalahkan hal kayak gitu,” seru akun @dsu.

Reporter : Fifi Zuniarti

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini