Album Kedua TWICE Puncaki Tangga Lagu iTunes Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – JYP Entertainment selaku agensi yang menaungi TWICE membagikan kabar bahagia. Melansir Soompi, Rabu, 28 Oktober 2020, album kedua TWICE yang berjudul “Eyes Wide Open” berhasil menempati puncak tangga lagu iTunes Top Album setidaknya di 32 negara, termasuk Jepang, Singapura, dan Brasil.

Sebagaimana diketahui, TWICE mendapat respons positif dan paling banyak menduduki puncak tangga lagu iTunes dengan albumnya di tiga negara tersebut. “Eyes Wide Open” sendiri merupakan album yang baru rilis, 26 Oktober kemarin.

Pada album baru ini, para personel TWICE tampil berbeda. Bila umumnya TWICE tampil berwarna, di album “Eyes Wide Open” Nayoen dkk tampil lebih dewasa dengan mengusung tema retro.

“Membuka matamu untuk perasaanmu. Jika kita dapat belajar mengenai rasa baru selama ‘MORE & MORE’, album ini menjelaskan momen bahwa kamu benar-benar menunjukkan rasa yang kami kenali di rilis terakhir kami,” kata Nayeon menanggapi album TWICE.

Dikabarkan pula bahwa girlband yang beranggotakan sembilan personel itu akan menjadi bintang tamu di episode mendatang “Radio Star”. Siaran ini akan mengudara tanggal 28 Oktober jam 10:40 malam waktu setempat.

Bukan hanya itu, TWICE sebelumnya telah resmi mengonfirmasi bahwa mereka akan menghadiri ajang “Asia Artist Awards 2020” yang akan digelar pada 25 November mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini