Golkar, Diinisiasi Sukarno, Dipakai Suharto Langgengkan Kekuasaan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Partai Golkar adalah metamorfosis dari Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) yang menurut catatan wikipedia bersama militer telah menjadi tulang punggung Suharto untuk mengokohkannya menjadi rezim terlama yang memerintah Indonesia.

Uniknya, ide awalnya dilontarkan Presiden Sukarno untuk menampung semua golongan atau organisasi nonpolitik pada sekitar 1956.

Hal itu menjadi wacana akibat pemerintah Orde Lama tidak pernah stabil karena terlalu banyaknya partai politik karena mereka lebih memikirkan kepentingan sendiri.

Maka, Sukarno ingin membentuk Golongan Karya sebagai pengganti partai atau menganut sistim partai politik tunggal seperti di Yugoslavia.

Ide itu ternyata benar-benar dijalankan Suharto dan mengubahnya menjadi tulang punggung untuk melanggengkan kekuasaannya hingga bertahan selama 32 tahun.

Sekber Golkar yang didirikan 20 Oktober 1964 atau setahun sebelum peristiwa berdarah G 30 S terjadi, memang untuk menghadapi Partai Komunis Indonesia (PKI) beserta ormasnya yang sangat kuat di dalam kehidupan politik maupun di luarnya.

Itu sebabnya, mereka yang bergabung bukan berasal dari partai politik agar tidak bisa mempengaruhi organisasi massa itu, terutama dari PKI.

Namun sejak diubah hanya menjadi Golkar 4 Februari 1970 untuk menghadapi Pemilu 1971 organisasi yang bukan partai politik tetapi mengikuti kontestasi politik itu menjadi andalan Suharto.

Saat itu, semua politik Orde Baru diciptakan dan kemudian dilaksanakan pimpinan militer dan Golkar. Selama puluhan tahun Orde Baru berkuasa, jabatan-jabatan dalam struktur eksekutif, legislatif dan yudikatif, hampir semuanya diisi kader-kader Golkar dan beberapa anggota militer.

Keluarga besar Golongan Karya sebagai jaringan konstituen, dibina sejak awal Orde Baru melalui suatu pengaturan informal yaitu jalur A untuk lingkungan militer, jalur B untuk lingkungan birokrasi dan jalur G untuk lingkungan sipil di luar birokrasi.

Pemuka ketiga jalur terebut melakukan fungsi pengendalian terhadap Golkar lewat Dewan Pembina yang mempunyai peran strategis.

Parahnya, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) yang jumlahnya sekarang sekitar 4 juta wajib menyalurkan aspirasi politiknya kepada Golongan Karya. Jadilah Soeharto tidak bisa tergoyahkan selama tiga dekade.

Kehancuran Soeharto juga akibat sejumlah petinggi Golkar menikamnya dari belakang sehingga The Smiling General itu turun dari jabatannya dengan kepala tertunduk 21 Mei 1998.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Komitmen Nyata Apkam Jaga Stabilitas Papua Demi Keamanan dan Kedamaian Masyarakat

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Komitmen aparat keamanan dalam menjaga stabilitas Papua terus diperkuat demi memastikan masyarakat dapat hidup aman, damai, dan menjalankan aktivitas tanpagangguan. Sinergi TNI dan Polri di berbagai wilayah Papua menunjukkan keseriusan negara dalam menciptakan situasi yang kondusif sekaligus mendukung percepatan pembangunandan kesejahteraan masyarakat.Penguatan pengamanan yang dilakukan aparat keamanan menjadi langkah strategis untukmenjaga stabilitas wilayah agar aktivitas sosial, pendidikan, pelayanan kesehatan, hinggaroda perekonomian masyarakat dapat berjalan lancar. Kehadiran aparat keamanan di lapangan dinilai memberikan rasa aman yang semakin kuat bagi masyarakat sekaligusmempertegas komitmen negara dalam menjaga Papua tetap kondusif.Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III bersama Koops Habema terus meningkatkankoordinasi dan pengamanan di sejumlah wilayah strategis Papua. Langkah tersebut dilakukansebagai bentuk tanggung jawab aparat keamanan dalam memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Aparat keamanan juga terus memperkuat patroli dan pengawasan di berbagai jalurpenghubung masyarakat guna menjamin mobilitas warga berjalan aman dan lancar.Keberadaan aparat keamanan di tengah masyarakat saat ini semakin dirasakan manfaatnya. Situasi keamanan yang semakin stabil membuat masyarakat dapat menjalankan aktivitassehari-hari dengan lebih tenang. Aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan, hingga distribusi logistik di berbagai daerah Papua kini berjalan lebih baik karena didukungkondisi wilayah yang kondusif.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-haridengan aman, anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, dan pembangunan Papua terusberjalan. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aparat keamanan memiliki komitmen kuatuntuk menjaga stabilitas Papua demi kepentingan masyarakat luas.Komitmen yang disampaikan Letjen TNI Lucky Avianto memperlihatkan bahwa pendekatankeamanan yang dilakukan aparat tidak hanya berorientasi pada stabilitas wilayah, tetapi juga mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat. Aparat keamanan memahami bahwakeamanan merupakan fondasi utama dalam menciptakan kesejahteraan dan mendukungkemajuan Papua secara berkelanjutan.Dalam menjalankan tugas pengamanan, aparat keamanan juga terus mengedepankanprofesionalisme dan prinsip kemanusiaan. Perlindungan terhadap masyarakat sipil tetapmenjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Pendekatan humanistersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparatkeamanan sekaligus menciptakan suasana yang harmonis di Papua.Selain memperkuat pengamanan di wilayah rawan, aparat keamanan juga meningkatkanpengawasan di sejumlah jalur strategis yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat. Pengamanan tersebut bertujuan memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan denganaman serta mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomimasyarakat.Langkah cepat dan responsif aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah mendapatapresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan dinilai mampumenciptakan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan berkembang lebihluas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa komitmen aparat keamanan memberikan dampakpositif terhadap stabilitas Papua secara keseluruhan.Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menyampaikan bahwa pengamanan dan patroli terus ditingkatkan guna memastikan situasi di lapangan tetap aman dan terkendali. Pernyataan tersebut menegaskan keseriusan Polri dalam menjaga keamanan Papua sertamemberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.Sinergi TNI dan Polri yang semakin kuat menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitasPapua. Koordinasi yang solid antaraparat keamanan membuat upaya pengamanan berjalanlebih efektif sehingga situasi di berbagai wilayah Papua tetap kondusif. Kerja sama tersebutjuga menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan masyarakat Papua dapat hidup dengan aman dan nyaman.Komitmen aparat keamanan dalam menjaga Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini