Menlu Austria Tambah Daftar Pejabat Negara yang Positif Corona

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA –  Virus Corona masih mengancam dunia. Bukannya menurun, angka penderita virus Corona justru terus bertambah. Virus ini juga tak memandang bulu dalam memilih korbannya.

Bukan hanya rakyat biasa, pesepakbola, para pesohor juga pemimpin dunia sempat dikabarkan terinfeksi virus ini. Terbaru, Menteri Luar negeri Austria, Alexander Schallenberg dilaporkan positif Corona.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Austria mengatakan bahwa sang Menteri diduga terinfeksi virus Corona saat menghadiri pertemuan dengan para Menteri Luar Negeri Uni Eropa, Senin (12/10). Kabar ini juga telah resmi dikonfirmasi  oleh Kementerian Kesehatan Austria.

“Diduga bahwa Schallenberg terinfeksi (virus Corona) saat menghadiri pertemuan di Dewan Urusan Luar Negeri di Luxembourg hari Senin kemarin,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Austria, melansir Reuters, Minggu, 18 Oktober 2020.

Alexander Schallenberg sendiri saat ini tengah menjalani karantina mandiri usai dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Akibat hal ini pula, ia terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kerjanya hingga beberapa hari ke depan.

Kasus yang menimpa Alexander Schallenberg menambah daftar panjang para pejabat dan pemimpin dunia yang dinyatatakan positif Corona. Sebelumnya, ada nama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang dikonfirmasi terinfeksi virus Corona atau yang dikenal juga dengan Covid – 19 pada 2 Oktober lalu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau

Oleh : Nindia Rizki Fitri*Pemerintah mempertegas komitmennya dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokokmasyarakat melalui kebijakan pengalihan seluruh pasokan Minyakita ke pasar rakyat. Langkahtersebut menjadi strategi yang tepat untuk memastikan minyak goreng bersubsidi benar-benardapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawahyang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata keloladistribusi pangan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantanganyang muncul di lapangan.Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita kinidifokuskan untuk pasar rakyat sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Kebijakan ini sekaligus menghentikan alokasi Minyakita untukprogram bantuan pangan dan mengarahkan distribusinya langsung kepada konsumen melaluijaringan perdagangan rakyat. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupayamemastikan komoditas strategis ini hadir di tempat yang paling dekat dengan kebutuhanmasyarakat sehari-hari.Pengalihan distribusi ini juga memperlihatkan adanya pendekatan yang lebih adaptif dalampengelolaan bantuan pangan. Pemerintah tidak lagi bergantung pada satu jenis komoditastertentu, melainkan menyesuaikan bantuan dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat. Ketika harga suatu komoditas mengalami penurunan, pemerintah dapat melakukan penyerapanmelalui berbagai program sosial, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Pendekatan ini tidakhanya membantu menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan perlindungan kepadapetani dan peternak agar harga produk mereka tetap stabil.Dari perspektif ekonomi rakyat, keberadaan Minyakita di pasar tradisional memiliki arti yang sangat penting. Pasar rakyat masih menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan ritel modern. Dengan memastikan pasokan Minyakita tersedia secara memadai di pasar rakyat, pemerintahsecara tidak langsung memperkuat peran pasar tradisional sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Pedagang kecil memperoleh kepastian pasokan, sementara masyarakat mendapatkan aksesterhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Keberhasilan kebijakan ini tentu tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kementerian Perdagangan terus melakukan koordinasi dengan produsen,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini