Duh! Laman KPU Diretas, Siapa Nih Pelakunya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Laman milik KPU Jember diretas oleh orang tak bertanggungjawab pada Selasa 6 Oktober 2020.

Tampilan pada laman tersebut diubah. Pada latarnya, tampak gambar beberapa anak muda yang duduk dengan tulisan berisi ujaran kasar yang ditujukan kepada DPR.

“Dewan Pengkhinata Rakyat. DARI RAKYAT UNTUK RAKYAT. TAPI ENTAH UNTUK RAKYAT YG MANA? DULU NGEMIS SUARA RAKYAT, SEKARANG RAKYAT DIABAIKAN.”

Menurut keterangan Komisioner KPU Jember, Andi Wasis, pihaknya akan melakukan perbaikan atas laman yang diretas itu.

“Secepatnya akan kita lakukan perbaikan. Jika susah diperbaiki segera, akan kita koordinasikan dengan KPU Provinsi dan KPU RI. Karena media web menjadi salah satu cara untuk publikasi,” kata Andi.

Ia menuturkan, pihaknya mendapat informasi bahwa situs KPU Jember diretas sejak sore. Saat itu juga, ia telah memerintahkan stafnya untuk segera memulihkan situs tersebut.

Meski mengalami gangguan, Andi optimistis data-data yang ada di server KPU masih tetap aman.

“Insyaallah tidak. Karena itu terpusat di KPU RI. Jadi setiap data yang kita upload, juga ada di KPU RI dan KPU Provinsi,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini