Hari Ini, Eggi Sudjana Dipanggil Polisi Soal People Power

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pengacara Eggi Sudjana diagendakan menjalani pemeriksaan hari ini Jumat 3 Mei 2019 oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Haya, terkait penyataan kontroversial ‘people power’.

Pemeriksaan yang kedua ini berdasarkan laporan relawan Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac) ke Bareskrim Polri, yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

“Diagendakan pemeriksaan pukul 14.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis 2 Mei 2019.

Sampai saat ini, polisi juga belum bisa memberi kepastian apakah Eggi akan hadir ataukah tidak.

Sebelumnya, Eggi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Pro Jomac ke Bareskrim Polri pada Jumat 19 April 2019.

Laporan Supriyanto teregister dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Buntut atas pelaporan itu, Eggi melaporkan balik Supriyanto ke Bareskrim Polri pada Sabtu 20 April 2019. Laporan Eggi teregister dengan nomor LP/B/0393/IV/2019/BARESKRIM tanggal 20 April 2019.

Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP. 

Berita Terbaru

Danantara dan Langkah Strategis Menuju Ekosistem Teknologi Modern

*) Oleh : Devita AdastriPembentukan Danantara dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintahdalam memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional yang berbasis inovasi dan teknologi modern. Kehadiran lembaga investasi nasional tersebut tidak hanyadipandang sebagai instrumen pengelolaan aset negara, tetapi juga sebagaipenggerak transformasi menuju ekosistem teknologi yang lebih terintegrasi, adaptif, dan kompetitif di tingkat global. Di tengah persaingan ekonomi digital yang semakinketat, Indonesia membutuhkan fondasi investasi yang mampu mendukung percepatanpembangunan sektor-sektor strategis berbasis teknologi agar tidak tertinggal darinegara lain di kawasan Asia maupun dunia.Dalam konteks perkembangan global, teknologi kini menjadi faktor utama yang menentukan daya saing sebuah negara. Negara-negara maju berlomba memperkuatinvestasi pada kecerdasan buatan, pusat data, energi hijau, kendaraan listrik, industrisemikonduktor, hingga transformasi layanan digital publik. Indonesia pun memilikipeluang besar untuk mengambil peran penting dalam rantai ekonomi digital global karena didukung jumlah penduduk yang besar, pengguna internet yang terusmeningkat, serta potensi bonus demografi. Namun, potensi tersebut memerlukandukungan pendanaan jangka panjang dan tata kelola investasi yang kuat agar mampuberkembang secara berkelanjutan. Di sinilah Danantara dipandang memiliki peranpenting sebagai katalisator pembangunan ekonomi berbasis teknologi.Chief Technology Officer...
- Advertisement -

Baca berita yang ini