Adegan Sinetron ‘Samudra Cinta’ Tuai Pro-Kontra, Rangga Azof dan Haico Tindih-tindihan di Ranjang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini adegan ranjang sinetron “Samudra Cinta” menjadi perbincangan warganet. Adegan itu dilakukan Rangga Azof dan Haico Van Der Veken.

Sinetron tersebut tayang di satasiun televisi nasional. Dalam adegan tersebut, Rangga dan Haico saling menindih di atas ranjang.

Karakter Haico dan Rangga sendiri diceritakan sebagai sepasang suami istri. Keduanya sedang bercanda dan mengobrol santai.

Beberapa foto tangkapan layar dari adegan tersebut turut diunggah @lambe_turah. Ada tiga gambar yang beredar, dua di antaranya ketika Haico berada di atas tubuh Rangga.

Wajah keduanya terlihat begitu dekat. Dan, gambar lainnya menampilkan Rangga membalikkan posisinya, dia menindih tubuh Haico.

Sontak, adegan itu mendapat beragam reaksi pro-kontra dari warganet. Sebagian menilai adegan tersebut tidak mendidik, sementara yang lainnya tak mempermasalahkan hal tersebut karena telah lulus sensor.

“Sinetron samudra cinta emng sudah melebihi batas peraturan tv. Boleh memberikan adegan romantis, tapi gak sampe segitunya kali….,” komentar @pratamaevn.

“Samudra Cinta tontonan 21th keatas karna bukan 18th lg. Udah kelewat mateng,” tulis @diro_**rkeni.

“Sebelum melihat langsung jangan nge judget dlu gaiss, belum tentu ap yg terlihat d tv itu bersentuhan jadi bersentuhan betulan,sy tdk membela siapa” disini,tapi bijaklah dalam melihat sesuatu,dan sebelum sinetron.y di putar kan ada disitu tertulis “TELAH LULUS SENSOR” jadi ngapain d permasalahin, yg adegan truk aja di tv terlihat baku rangkul d jalan padahal nyata.y hanya satu pemain yg take, please deh janga ngejudge , ambil positif.y saja gaiss kalau di sinetron itu terlihat real brrti editor dan crew.y pintar mengeksekusinya,” kata @photo***othaico.

“Nonton sinetronnya dong jangan mikir negatif mulu, kalian ga tau kan kalo hasil dari main sinetron mereka sumbangkan sebagian buat anak anak yatim #teambarbar #teambarbarbusut Semangat terus Haizofku ❤️ abaikan aja orang syirik mah #keepsmile?,” komentar @titi**santi.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini