Keuwuan Pipi Nora Alexandra Dihujani Ciuman Jerinx di Mobil Tahanan Bikin Baper Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, BALI – Proses hukum Jerinx SID yang ditetapkan jadi tersangka atas kasus pencemaran nama baik masih terus bergulir. Jerinx yang dipenjara pun harus berpisah sementara dengan sang istri, Nora Alexandra.

Hari ini, Selasa 29 September 2020, Nora pun mengabadikan momen pertemuannya dengan sang suami tercinta, Jerinx SID. Melalui unggahan video di Instagramnya, Nora dihujani ciuman dari Jerinx.

Dalam video, Nora terlihat bahagia berada di samping Jerinx. “Oke guys, jadi…” kata Nora ke arah kamera. Sementara itu, Jerinx nampak sibuk berusaha melepaskan masker yang dipakai sang istri.

“Kangen nggak?” tanya Nora. “Kangen banget!” jawab Jerinx sembari mencium Nora berkali-kali.

Disebutkan bahwa keduanya berada di dalam mobil tahanan bagian belakang. “Ini di mobil tahanan,” ujar Nora yang disambut tawa Jerinx.

Diketahui Jerinx hari ini memang dijadwalkan menjalani sidang secara online kasus pencemaran nama baik pada IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Jerinx yang berada di mobil tahanan bersama Nora pun tak kalah girang karena tangannya tidak diborgol. Bahkan Nora menyampaikan terima kasih pada jaksa karena tidak memborgol tangan suaminya.

“Saya tambah gendut, istri saya tambah cantik,” timpal Jerinx lalu mengecup pipi Nora. “Udah nggak diborgol lagi,” kata Jerinx. “Udah nggak diborgol lagi, makasih pak jaksa,” sahut Nora.

“Makasih cinta yang bisa mengalahkan borgol tersebut,” kata Jerinx. “Itu ada pak jaksa di sana,” tutur Nora mengarahkan kamera ke bagian depan mobil.

Postingan Instagram Nora Alexandra

Postingan Nora langsung ramai dikomentari warganet dengan beragam reaksi. Tak sedikit netizen mengaku terharu melihat keuwuan Nora bersama Jerinx.

“Pacaran di mall udah biasa, pacaran di mobil tahanan baru lah epic… semangat terus ka nora dan bli jerinx,” komentar @ro**y_.

“Alhamdulilaaahhhh???? seneng lihatnyaaa, Rukun2 terus ??????,” kata @firza_v**aza.

“Maaf ya ka mau komen padahal aku gk pernah komen, aku liat kk baik banget ya mungkin susah ada cwe yang kaya kk . Dan kk ngelakuin itu tulus karena cinta keliatan dari mata kk soalnya . So Sweet ya kalian . Mudah”an bisa sampai mau memisahkan kalian. Kalau bisa suami kk udah bebas gk ush mengulang kaya sekarang lagi (pisah dari kk seperti ini),” ungkap @nikii***nikita.

“Keuwuan yg sempurna ?? tetap semangat bli,” tulis @puj**n37.

“Abiiis daaah..abiiiss..?? abiss bedaknya..?.. sehat selaluu utk kalian berdua. Gbu all,” komentar @j***rey.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini