Pergoki Selingkuh, Perempuan Ini Santuy Bikin Vlog Penyerahan Suami ke Pelakornya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah istri yang memergoki suaminya selingkuh di sebuah kamar kontrakan ini berbeda dari istri lainnya. Jika istri lain melabrak dengan kemurkaan tingkat dewa, perempuan itu dengan santuy justru membuat vlog dan membuat pernyataan menyerahkan suami kepada perempuan pelakornya.

“Ya, saya serahin di sini saya serahkan Rizki Yuliardi kepada saudari Rohmah, saksinya abang Amir yang punya kontrakan. Terserah mereka berdua maunya gimana, mau enggaknya itu kelanjutannya terserah kalian,” ujar dalam video vlognya tersebut yang dikutip Selasa 8 September 2020.

Perempuan itu mengunggah video penyerahan suami tersebut di akun TikTok QuennaYuliardi dengan memberi caption, “Saya serahkan suami saya pada selingkuhannya. Daripada sakit hati terus mendingan ikhlas deh.”

Selain perempuan yang suaminya berselingkuh, di dalam video tersebut tampak seorang perempuan lain berkerudung dan lelaki mengenakan peci.

Perempuan itu tampaknya Rohmah sedangkan lelaki berpeci adalah Bang Amir pemilik kontrakan yang dijadikan ajang perselingkuhan.

Dalam vlog tersebut Rohmah tampak menolak penyerahan suami tersebut sambil melambaikan tangannya tanda penolakan.

Namun perempuan yang menyerahkan suaminya itu tetap bersikeras melakukan penyerahan itu dan dengan santuy menyatakan tidak mau peduli dengan keberatan Rohmah.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini