Ansu Fati Pencetak Gol Termuda Sepanjang Sejarah Spanyol

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADRID – Ansu Fati menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Spanyol. Dia mencetak satu dari empat gol Spanyol ke gawang Ukraina.

Dalam pertandingan UEFA Nations League Grup A di Stadion Alfredi Di Stefano, Senin 7 September 2020 dini hari WIB, Spanyol menundukkan Ukraina 4-0. Empat gol La Roja dicetak Sergio Ramos (2), Fati, dan Ferran Torres.

Dengan gol yang dicetak Fati, dia menjadi pencetak gol termuda dalam sepanjang sejarah Spanyol di usia 17 tahun dan 311 hari. Pemain Barcelona itu memecahkan catatan Juan Errazquin di usia 18 tahun dan 344 hari ketika mencetak gol lawan Swiss pada 1 Juni 1925.

Sebelumnya, Fati juga mencatatkan sebagai pemain termuda yang melakoni debut bersama Spanyol ketika menghadapi Jerman.

“Saya merasa bangga bisa bekerja dengan pelatih (Luis Enrique) dan para pemain di sini. Sejak hari pertama, saya disambut dengan tangan terbuka,” ujar Fati, dikutip dari Marca, Senin 7 September 2020.

“Kini saya harus terus bekerja keras dan tetap rendah hati. Semoga semuanya berjalan lancar di masa depan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Rekonstruksi Berkualitas untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pascabencana Sumatra

Oleh : Ricky Rinaldi *)Komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat sekaligusmemperkuat ketahanan wilayah nasional. Penanganan pascabencana yang dilakukanpemerintah tidak lagi sebatas memperbaiki kerusakan fisik yang tampak di permukaan, melainkan diarahkan untuk membangun kembali kawasan yang lebih aman, tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan sebagai prioritas utama dalammenghadapi kompleksitas tantangan kebencanaan nasional.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secaranyata, cepat, dan taktis di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Pemerintah bergerakcepat memastikan pemulihan rumah warga, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hinggaakses transportasi utama dapat segera dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama beradadalam kondisi kerentanan pascabencana. Presiden juga menekankan pentingnya akselerasipembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar agar roda kehidupan sosial masyarakatdapat kembali berjalan normal dan aman. Langkah cepat yang terintegrasi ini memperolehapresiasi luas karena menunjukkan keberpihakan negara yang konkret terhadap kebutuhanrakyat di tengah situasi sulit.Keseriusan pemerintah ini kini diperkuat oleh langkah nyata yang sangat signifikan di tingkatregulasi dan pendanaan. Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui anggaran rehabilitasidan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dengan nilai fantastis mencapai Rp100 triliun. Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskanbahwa induk penganggaran tersebut telah sesuai dengan rencana induk (masterplan) yang disetujui oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini