Terinspirasi dari 12 Lagu Miliknya, Ultah ke-59 Iwan Fals Rilis Novel Perdana

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kamis, 3 September 2020, kemarin, tepat sang musisi jalanan Iwan Fals berulang tahun ke-59. Di hari kelahirannya tersebut, Iwan bersama Piter Abdullah Redjalam merilis novel berjudul Air Mata Api, yang terinspirasi dari 12 lagu milik legenda hidup musik Indonesia itu.

“Kami di keluarga agak canggung merayakan ulang tahun. Kalau anak-anak saya ya biasa, mengundang teman-teman sekelasnya. Kalau saya dan istri agak gagap merayakan ulang tahun,” kata Iwan saat peluncuran novel Air Mata Api di Leuwinanggung, Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis, 3 September 2020.

Pemilik nama asli Virgiawan Listanto itu mengatakan tidak memiliki harapan khusus di umur barunya. “Yang baik-baik ajalah pokoknya,” kata dia.

Di umur barunya ini, Iwan mengaku tidak akan pernah berhenti berkarya. Pandemi COVID-19 pun membuatnya lebih fokus untuk menciptakan lagu baru.

“Saya akan terus bikin album, bikin lagu, apalagi sekarang gampang rekaman enggak perlu macet-macetan di laptop bisa. Habis subuh selalu saya bikin, ya enggak tahu Cikal (anak Iwan) mau diapain,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG Pilar Pemerataan Sosial dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Oleh: Bagas Wicaksono*Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menunjukkan perannya sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadiinstrumen efektif dalam mendorong pemerataan sosial di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang inklusif, program ini menghadirkan ruang kesetaraan yang nyata bagi seluruh siswa tanpa memandang latar belakang ekonomi. Di tengahberbagai tantangan kesenjangan sosial yang masih terjadi, MBG tampil sebagai solusikonkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya generasi mudayang tengah berada pada fase pertumbuhan dan pembentukan karakter.Guru Besar Universitas Tadulako Palu, Nur Sangadji, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan inklusif yang menghadirkan kesetaraan di lingkungan sekolah dengan memberikan akses makanan yang sama bagi seluruh siswatanpa membedakan latar belakang ekonomi, sehingga menciptakan dampak psikologispositif dan memperkuat rasa kebersamaan. Dalam praktiknya, seluruh siswa menerimamanfaat yang seragam, sehingga tidak ada lagi perasaan perbedaan status sosial yang dapat memengaruhi interaksi maupun kepercayaan diri di lingkungan sekolah. Keseragaman ini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang lebih adildan berkualitas.Lebih jauh, pengalaman di berbagai negara menunjukkan bahwa program makanbergizi bagi siswa merupakan bagian penting dalam strategi pembangunan sumberdaya manusia. Kebijakan serupa telah diterapkan di sejumlah negara dengan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak. Indonesia melalui MBG mengambil langkah yang sejalan dengan praktik global tersebut, sekaligusmenyesuaikannya dengan kebutuhan nasional yang beragam. Dengan demikian, program ini tidak hanya relevan secara domestik, tetapi juga memiliki landasan empirisyang kuat dalam konteks internasional.Selain berdampak pada aspek sosial, MBG juga memiliki dimensi ekonomi yang sangat signifikan. Ketua Umum Prabowonomic, Tommy...
- Advertisement -

Baca berita yang ini