Jepang Bikin Masker yang Bisa Digunakan untuk Makan dan Minum Tanpa Tertular Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Jepang terus melakukan inovasi untuk memutus rantai penyebaran virus corona di wilayahnya. Terbaru, Kepala Universitas Senit di Jepang bagian barat membuat masker genggam bagi pengunjung restoran.

Mereka kini bisa menikmati makan sambil mengobrol tanpa takut tertular atau menyebarkan virus corona.

Masker yang dinamakan “Masker Tata Krama di Meja” ini dibuat oleh mahasiswa dari Kyoto Saga University of Arts, Masako Sasaki. Masker ini terbuat dari gagang kertas yang dijepit tanpa menggunakan tali masker pada umumnya. Masker ini dapat dipegang dengan satu tangan dan dapat menghindari masalah saat memakainya atau melepasnya saat makan.

“Makan tidak lengkap tanpa ada percakapan,” kata Sasaki, seperti dikutip laman The Mainichi, Rabu (2/9).

“Kami ingin menemukan cara untuk mengurangi ketidaknyamanan sehari-hari dan memulai etiket dasar baru di Kyoto,” kata Sasaki, seperti dikutip laman The Mainichi, Rabu 2 September 2020.

Sekitar 20 orang menguji masker ini dalam acara mencicipi makanan di Kyoto pada akhir Agustus. Penguji tersebut berasal dari pebisnis makanan restoran dan juga hotel. Mereka beranggapan bahwa mereka merasa “aman” saat menggunakannya.

Takayuki Miyazawa sang profesor dari Institut Ilmu Kesehatan dan Kehidupan Perbatasan Universitas Kyoto yang berpartisipasi dalam acara tersebut berkata “Ini sangat efektif karena intinya adalah untuk mengurangi percikan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini