Viral Pengamen Badut Kepergok Warga Lagi Curi Celana Dalam Wanita, Endingnya Malah Disuguhi Minum

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seorang pengamen badut kepergok warga tengah mencuri celana dalam wanita. Peristiwa yang terjadi di Kecamatan kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur ini pun terekam kamera hingga videonya viral.

Video ketika si pengamen tertangkap basah salah satunya dibagikan oleh akun Facebook Kraksaan Probolinggo. Dalam video terlihat pengamen badut mengenakan baju kuning dan celana oranye.

Dia memakai topeng dan membawa alat musik. Wajahnya dicat seperti badut. Terlihat sejumlah warga tengah ngamuk memarahi pengamen tersebut usai ketahuan mencuri celana dalam.

“Jangan gitu kamu. Kalau ngamen-ngamen. Cari nafkah itu yang halal!” bentak salah seorang warga.

“Nek nang Kraksaan meneh sampean, tak bawa nang polisi sampean! Untuk sampean di Kraksaan. Kalau di wetan sudah entek (habis dihajar) sampean,” timpal warga yang lain.

Setelah itu, pengamen tersebut diminta mencuci muka oleh warga agar wajahnya terlihat lebih jelas. Warga juga meminta kartu identitasnya.

Usai melihat selembar kertas identitas, warga menduga jika pengamen tersebut merupakan mantan narapidana yang masih harus wajib lapor.

“Jenenge Sucipto. Berarti sampean kena penjara sampean. Ini surat besuk ke penjara. Umur 49. Sampean nyamar di sini ya,” kata seorang warga.

Di saat warga beramai-ramai memarahinya, si pengamen pun terus meminta ampun. Alhasil, warga tak tega untuk menghakiminya.

Yang mengejutkan, warga juga masih berbaik hati memberikan pengamen tersebut air minum. Perlakuan warga ini lantas dikomentari oleh banyak netizen.

“Malah si sedian minum… bae banget….. sakalian nasi padang keluarin lah…. cape kayaknya dia,” kata seorang netizen.

“gua suka bingugn, buat apa sih nyolong pakaian dalam cewe? emg dijualg mahal kl bekas dipake ya?” komentar netizen lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini