Tak banyak Orang Tahu, Si Cantik Wali Kota Airin Ternyata Mengidolakan Orang-orang ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Sosok Wali Kota Tanggerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany memang selalu menjadi buah bibir di kancah perpolitikan. Selain memiliki paras cantik, karir politiknya juga tergolong mulus. Bahkan dirinya tercatat menjadi perempuan pertama yang menjadi Wali Kota di Tanggerang Selatan.

Dirinya begitu aktif dalam berbgaai kegiatan di masyarakat dan terus berupaya terjun ke masyarakat disamping itu ia juga harus menjadi seorang ibu dari kedua anaknya yang saat ini sedang beranjak dewasa.

Namun, disela kesibukannya, ternyata dirinya memiliki idola. Siapakah mereka pastinya warganet pensaran. Dirinya mengidolakan sekali pengacara dan aktivis HAM Adnan Buyung Nasution.

Airin mengaku sangat terinspirasi dari Adnan Buyung. Dirinya menilai sebagai penegak hukum, Adnan tidak kompromi dan sangat tegas. “Sejak saya jadi wali kota sejak 2011. Orang yang sangat baik sangat tegas,” kata Airin.

Tak hanya itu, dirinya juga ngefans dengan penyanyi Indonesia bersuara khas Afgan. Menurutnya, suaranya bagus dan enak didengarkan.

Sedangkan untuk penyanyi luar negeri, Puteri Pariwisata pada pemilihan Puteri Indonesia Tahun 1996 itu mengaku sangat menyukai penyanyi asal Amerika Serikat, Alicia Keys.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini