Viral! Video TikTok ‘Corona Challenge’ Beredar, Pemeran Wanitanya Dihujat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Harusnya masyarakat lebih bijak lagi menyikapi wabah virus corona yang tengah menyebar di seluruh dunia. Bahkan, karena hal ini, beberapa negara seperti Italia dan Malaysia melakukan lockdown demi menghindari penyebaran dari virus mematikan ini.

Namun, baru-baru ini media sosial juga diramaikan oleh aksi seorang wanita yang justru membuat Corona Challenge. Aksi video tersebut bahkan diunggah di media sosial.

Aksi tersebut dilakukan oleh seorang wanita bernama Ava Louise. Dilansir Liputan6.com dari New York Post, Selasa 17 Maret 2020 aksi Ava diketahui diunggah pada akun TikTok pribadinya.

Video TikTok wanita tersebut juga beredar luas di media sosial. Bahkan, tak sedikit pula netizen yang memberi kritik terhadap aksi dari Ava Louise tersebut.

Video yang berdurasi 6 detik tersebut pun diunggah oleh akun TikTok Ava Louise. Dalam aksinya, wanita berusia 22 tahun tersebut terlihat tengah menjilat kursi toilet yang diduga berada di kamar mandi pesawat.

Aksi dari influencer asal Miami ini pun langsung jadi perbincangan netizen. Tak sedikit pula dari mereka yang memberikan komentar negatif kepada Ava.

Pasalnya, di tengah wabah corona yang terus berkembang, aksi corona challenge ini tentu saja akan semakin membahayakan kesehatan banyak orang. Bahkan, aksi dari Ava tersebut juga mengundang reaksi dari Meghan McCain selaku penulis dan selebriti Amerika Serikat.

McCain juga turut menuntut sang influencer tersebut untuk mempertanggungjawabkan aksi yang telah dilakukan.

Video aksi dari Ava Louise juga kembali diunggah oleh beberapa akun media sosial, salah satunya @CashNastyGaming pada Minggu 15 Maret 2020 kemarin. Hingga kini, video berdurasi 6 detik tersebut telah di-retweet sebanyak lebih dari 10 ribu kali dan mendapat tanda suka lebih dari 38 ribu.

Tak sedikit pula netizen yang memberikan kritikan terhadap aksi dari sang wanita tersebut. “Dia seharusnya ditangkap karena mendorong orang lain untuk terinfeksi. Astaga ada apa dengan dirinya.” ujar akun @yasminsana01.

“Di momen seperti ini sungguh berat untuk menyanggah teori evolusi Darwin” tulis akun @Barangurter.

“Apa yang sebenarnya tengah dia pikirkan” tulis akun @luckluciano59.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini