Tagar #PecatBudiKarya Menggema, Netizen Gerah Soal Harga Tiket Mahal

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi sasaran netizen Indonesia kali ini. Akibat pekerjaannya yang dianggap tak becus oleh netizen, tagar #PecatBudiKarya menjadi trending topic di Twitter.

Banyak netizen berkomentar negatif soal hasil kerja Budi yang dianggap tak memberi solusi apa-apa atas mahalnya tarif tiket pesawat. Apalagi, momen Ramadan cukup rawan, mengingat banyak orang yang menggunakan jasa penerbangan untuk mudik.

Sebelumnya, Budi sudah berkali-kali mengumbar janji harga tiket pesawat akan segera turun. Namun, sampai saat ini, realisasi janji tersebut masih ‘zonk’ alias tidak ada sama sekali.

Hal tersebut lantas memicu amarah masyarakat Indonesia. Bahkan, salah satu netizen menyebut Budi Karya Sumadi adalah menteri yang melarang perantau mudik bertemu keluarga dan lebaran.

“Menteri yg melarang kita untuk mudik san bertemu keluarga besar di saat lebaran. Dialah @BudiKaryaS Maka #PecatBudiKarya,” tulis akun @inyo3t.

“Disuruh ngurus Perhubungan kok malah ngurus hijab, mentri kolpak… #PecatBudiKarya,” tulis akun @MytheSisyphus.

“Iya sudah pak @BudiKaryaS kalau tak sanggup mundur saja dr posisi menhub, jangan bikin susah rakyat Indonesia karena ketidakbecusan anda #PecatBudiKarya,” tulis akun@imammustofa_.

Bahkan, ada netizen yang berharap agar kemenangan koalisi Indonesia Kerja Jokowi tidak diisi lagi oleh Budi sebagai Menhub.

“Mari dukung Koalisi Indonesia Kerja dengan Menhub baru. #PecatBudiKarya,” tulis akun @JkwAlpa.

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini