Heboh Vanessa Angel Pergi ke Jepang Cari Alamat Kakek Sugiono, Netizen: Mau Kolaborasi Ya?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Vanessa Angel kembali menghebohkan jagat maya. Kali ini gara0gara postingan terbaru yang diunggahnya di akun Instagram.

Vanessa mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan dirinya sedang berada di Jepang. Sekilas tak ada ang aneh dari foto tersebut.

Vanessa tampak berpose wajar memegang gagang koper travelingnya. Namun yang membuat netizen heboh adalah caption yang dituliskan Vanessa.

Dalam keterangan fotonya, Vanessa menanyakan alamat rumah Kakek Sugiono. “Ada yang tau alamat nya kakek sugiono ngga?,” tulisnya, dikutip Selasa, 29 Oktober 2019.

Caption tersebut tak pelak langsung membuat netizen heboh. Pasalnya, seperti diketahui Kakek SUgiono merupakan julukan khusus yang disematkan untuk seorang aktor film dewasa Jepang, Shigeo Tokuda.

Karena caption tersebut, seketika postingan Vanessa Angel dibanjiri komentar nyinyir netizen.

“Cucunya lagi kangen sama kakeknya (emoticon),” komentar @rendi_agse88.

“Astagaaa, mau kolaborasi main film ya mbak,” tulis @aristazhanuaar.

3 KOMENTAR

  1. Tolong yah untuk netizen2 ngasih komentar itu yg berfaedah dong! Jangan suka ikut campur ama urusan orang. Yah terserah vanesha mau ngapain ke jepang. Itu kan hidup dia ngapain kamu yg ngurus. Capek2 ngasih gosip2 yg gak penting banget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini