Fadhilah dan Manfaat Zakat Fitrah di Bulan Ramadan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di bulan Ramadan, umat Muslim tak hanya diwajibkan untuk berpuasa. Mereka juga diharuskan untuk membayar zakat fitrah.

Ibadah itu tentunya untuk menyempurnakan puasa kita selama satu bulan. Selain itu, zakat merupakan rukun Islam ke-4 setelah puasa.

Perintah menunaikan zakat fitrah ini ada pada surah Al Baqarah ayat 110.

“Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala-Nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.”

Kemudian dalam hadits, dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma:

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga ia bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan sholat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka pada Allah Subhanahu wata’ala.”

Selain diwajibkan, zakat fitrah juga memiliki manfaat yang sangat baik. Apa saja? Yuk simak!

1. Membersihkan Diri

Keutamaan membayar zakat fitrah yang pertama adalah membantu membersihkan harta sekaligus diri dan jiwa dari dosa. Selain itu, zakat fitrah juga menjadi penyempurna ibadah puasa yang telah dijalankan selama satu bulan penuh.

2. Membuat Harta Bertambah

Walau zakat fitrah mengharuskanmu menyisikan uang, hal ini justri bisa membuat hartamu bertambah. Inilah yang menjadi keutamaan membayar zakat lainnya.

Bahkan, Allah SWT juga menambahkan berkah kepada umat Muslim yang menunaikan zakat fitrah.

3. Penolong di Hari Kiamat

Membayar zakat fitrah juga dapat menjadi penyelamat diri di hari kiamat. Hal ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Ahmad, “Setiap orang akan berada di naungan amalan sedekahnya hingga ia mendapatkan keputusan di tengah-tengah manusia.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini