Doa Hari Ke-1 Ramadan Lengkap dengan Artinya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ramadan telah tiba. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan, 1 Ramadan 1441 Hijriyah bertepatan dengan Jumat 24 April 2020.

Umat Islam Indonesia memasuki bulan suci Ramadan dalam keadaan tengah diuji pandemi corona atau Covid-19.

Alangkah baiknya, umat Islam tetap melafazkan doa untuk keselamatan dan memohon keberkahan Ramadan.

Berikut, doa hari pertama di bulan Ramadan, menurut nukilan Kitab Mafatih Al Jinan, untuk seluruh umat Islam apapun mazhabnya.

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِيْنَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِيْنَ، وَنَبِّهْنِي فِيْهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِيْنَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيْهِ يَا اِلَهَ الْعَالَمِيْنَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِيْنَ

“Allâhummaj’al shiyâmî fîhi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fîhi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fîhi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmî fîhi yâ Ilâhal ‘âlamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimîn.”

Artiny:

“Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang berpuasa sebenarnya, shalat malamku di dalamnya sebagai orang yang shalat malam sebenar­nya, bangunkan daku di dalamnya  dari tidurnya orang-orang yang lalai. Bebaskan aku dari dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam. Maafkan aku wahai Yang Memberi ampunan kepada orang-orang yang berbuat dosa.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ekonomi Rakyat dan Rupiah: Kuat Lewat Kebijakan Stabilisasi yang Terukur

Oleh: Dhita Karuniawati )*Di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta perubahan arah kebijakan moneter negara-negara maju, Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam menjaga stabilitasekonomi nasional. Namun, pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwafondasi ekonomi Indonesia relatif mampu bertahan dari berbagai tekanan eksternal. Salah satu faktor utama yang mendukung ketahanan tersebut adalah kebijakanstabilisasi ekonomi yang dijalankan secara terukur dan terkoordinasi.Stabilitas ekonomi bukan sekadar persoalan angka-angka makro seperti pertumbuhanekonomi, inflasi, atau nilai tukar rupiah. Di balik itu, terdapat kepentingan yang lebihbesar, yakni menjaga daya beli masyarakat, memastikan keberlangsungan usaha mikrodan kecil, serta menciptakan kepastian bagi dunia usaha. Oleh karena itu, setiapkebijakan ekonomi yang ditempuh pemerintah perlu memiliki orientasi yang jelasterhadap kesejahteraan rakyat.Nilai tukar rupiah sering kali menjadi indikator yang mendapat perhatian luas darimasyarakat. Ketika rupiah mengalami tekanan, dampaknya dapat dirasakan oleh berbagai lapisan ekonomi, mulai dari kenaikan harga bahan baku impor hinggameningkatnya biaya produksi. Sebaliknya, rupiah yang stabil memberikan ruang bagipelaku usaha untuk merencanakan kegiatan bisnis dengan lebih baik dan menjaga harga barang tetap terkendali.Dalam konteks inilah sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi sangat penting. Kebijakan fiskal yang adaptif mampu memberikan bantalan terhadap gejolakekonomi global, sementara kebijakan moneter menjaga stabilitas harga dan nilai tukar. Keduanya harus berjalan beriringan agar tujuan pembangunan ekonomi dapat tercapaisecara optimal.Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung mengatakan bahwa pemerintah telahmenyiapkan tiga strategi utama untuk menghadapi dinamika global. Strategi pertamaadalah mengarahkan belanja negara pada sektor yang lebih produktif guna mendorongpertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.Selain itu, pemerintah terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatanadministrasi perpajakan dan reformasi sistem perpajakan. Langkah ini dilakukan agar ruang fiskal tetap terjaga dan mampu mendukung berbagai program prioritas nasional. Di sisi pembiayaan, pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber pendanaan untukmengurangi risiko dari gejolak pasar keuangan global.Menurut Juda Agung, efektivitas strategi tersebut tercermin dari berbagai indikatorekonomi yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada...
- Advertisement -

Baca berita yang ini