Waspada! 4 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Zona merah covid-19 terus bertambah di Provinsi Jawa Barat. Tercatat ada empat wilayah yakni Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

”Daerah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) statusnya zona merah, kecuali Kabupaten Bogor yang tidak masuk zona merah,” kata Ridwan Kamil di Kabupaten Bekasi, Jumat 4 September 2020.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, tim Gugus Tugas Jawa Barat saat ini sedang fokus dalam penanganan sebaran Corona di wilayah tersebut. Jadi, Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bodebek dilanjutkan kembali hingga Oktober 2020.

Meski demikian, Kang Emil memastikan wilayah Jawa Barat masih dalam situasi terkendali. Alasannya, karena risiko penyebaranya rendah dan sedang lebih banyak daripada risiko tinggi.

”Wilayah Jawa Barat hampir 80 persen zona rendah dan sedang, artinya saya boleh mengklaim relatif terkendali,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini