Warga Italia Mogok Bayar Listrik Akibat Tagihan yang Naik Dua Kali Lipat

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Kelompok konsumen Italia menyerukan pemogokan tagihan energi. Mereka menyerukan dukungan hukum kepada orang-orang yang tidak mampu membayar listrik.

Melansir dari Reuters,Inisiatif dari badan Codacons menggemakan kampanye serupa di Inggris dimana kelompok ‘Don’t Pay’ menuntut pemotongan tagihan ke tingkat yang mereka sebut terjangkau.

Dibawah inisiatif dengan slogan ‘kami akan membayar ketika kami mampu’ Codacos Italia mengatakan telah menyediakan formulir di situs webnya bagi pelanggan untuk memberi pemberitahuan kepada pemasok energi bahwa mereka hanya akan membayar 20 persen dari tagihan mereka.

Kelompok konsumen Italia mengatakan bahwa rumah tangga saat ini menghadapi tagihan energi dua kali lipat dari awal bulan depan.

Italia menjadi salah satu negara yang paling terkena dampak pemotongan pasokan gas Rusia.

Hal tersebut terjadi 40 persen pasokan gas berasal dari Rusia.

Perdana Menteri Mario Draghi menganggarkan 52 miliar Euro sepanjang tahun untuk melindungi perusahaan.

Selain itu, anggaran tersebut juga tertuju bagi seluruh warga akibat dampak biaya listrik,gas,dan bensin yang tinggi.

Selanjutnya pemerintah Italia akan kembali menganggarkan paket bantuan sekitar 13 miliar Euro.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini