Waduh, Kasus Campak Meningkat di Bukittinggi

Baca Juga

MATA INDONESIA, BUKITTINGGI – Setelah diterpa Covid-19, wilayah Bukitinggi Sumatera Barat sedang dilanda penyakit campak.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, mengatakan hal ini bisa menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) jika tidak cepat diantisipasi.

Demi mengantisipasi ini, Marfendi menyerukan agar memberikan anak imunisasi dasar dan tambahan. Pemerintah Kota Bukittinggi bakal menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) dari Mei sampai Juni 2022.

Kegiatan itu akan memberikan imunisasi campak rubela kepada anak usia 9 sampai 15 tahun.

Sedangkan balita yang belum mendapatkan imunisasi dasar bakal diberikan imunisasi kejar.  Dia juga khawatir, penurunan cakupan imunisasi di Bukittinggi dapat menimbulkan daerah kantong dengan potensi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I. (Ant)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini