Ungkapan Kekesalan Mbappe Usai PSG Dibantai Lille

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Rasa kesal tak bisa disembunyikan striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe saat timnya dibantai Lille dengan skor parah, 1-5, Senin 15 April 2019 WIB.

Bahkan, Mbappe mengatakan PSG bermain layaknya tim pemula yang belum punya pengalaman. Ia menyebut PSG tak bermain seperti biasanya, dan masalah tersebut harus segera dikoreksi.

“Kami bisa kalah, tapi tidak bisa kalah seperti ini, kebobolan lima gol,” ujar Mbappe, dikutip dari BT Sport.

Ia pun berharap kekalahan ini menjadi pelajaran bagi timnya. Padahal, PSG dikenal sebagai tim bertabur bintang, dibanding dengan Lille.

PSG dipermalukan oleh Lille dengan skor 1-5, kala bertandang ke Stadion Pierre-Mauroy dalam lanjutan Ligue 1 Prancis. Sempat menahan imbang di babak pertama, Lille lalu melanjutkan permainan dengan pesta pora gol.

Tak hanya kebobolan besar, PSG juga terpaksa harus mengistirahatkan dua pemainnya yang cedera saat melawan Lille, ditambah dengan satu kartu merah.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini