Tukul Arwana Diprediksi Dua Tahun Baru Sembuh Total

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Komedian Tukul Arwana akhirnya sudah bisa pulang dari rumah sakit. Namun, presenter kondang tersebut harus menjalani perawatan secara insetif karena baru bisa beraktivitas normal setelah sekian tahun.

“Ya mungkin menurut hitungan dokter dan orang awam bisa setahun dua tahun bisa pulih total, tapi pihak keluarga berharapnya sembuh cepet,” kata manajer Tukul Arwana, Rizki Kimon.

“Untuk saat ini masih rawat terus dalam perawatan yang intens. Jadi belum tahu sampai kapannya,” katanya.

Kendati begitu, keluarga tetap optimis. Mereka berharap Tukul bisa sembuh total dalam waktu dekat. “Kita sih penginnya bulan depan selesai ya, Mas Tukul udah lari, udah syuting, bisa eaa eaa lagi,” katanya.

Menurut Kimon, kondisi Tukul Arwana terus membaik seiring berjalannya waktu. Karenanya, dia yakin artis pegangannya itu tak saai butuh waktu tahunan untuk bisa pulih total.

Tukul Arwana sebelumnya jalani operasi karena alami pendarahan otak. Kondisi terkini, Tukul sudah bisa mengunyah makanan pelan-pelan dan mulai mengenali orang di sekeliling.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini