Tudingan Jokowi Anti Islam, Ayah Angkat: Jangan Fitnah Anak Saya

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Ayah angkat Presiden Joko Widodo (Jokowi), H Nurdin Aman Thursina angkat bicara terkait tudingan anaknya anti Islam yang bergulir saat Pilpres 2014 dan kini 2019. Menurutnya, berita hoax mengenai Jokowi itu sangat merugikan banyak pihak.

“Kalau kamu enggak pilih dia enggak apa-apa. Asal jangan fitnah,” katanya di kediamannya, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu 9 Maret 2019.

Menurutnya, pihak yang memfitnah Jokowi tidak mengenal sosok anak angkatnya tersebut. Sebab, Nurdin telah tinggal bersama dengan Jokowi sejak tahun 1987, dan tidak pernah melihat fitnah anti-Islam tumbuh di diri Jokowi.

Namun, ia yakin Jokowi pasti akan dapat melewati semua hoax dan fitnah dengan penuh keikhlasan. “Sebenarnya, apa yang buat ga benar itu Allah yang mengatakan yang sesunguhnya. Itu aja. Kalau engga dipilih gapapa, tapi jangan difitnah,” katanya.

Menurutnya, Jokowi adalah seseorang yang rela berkorban dan sangat Islami. Ketika orang nomor satu di Indonesia itu berada di lingkungan rumahnya, ia sering memimpin salat. Sehingga, semua hoaks yang menyebut bahwa Jokowi anti-Islam dijaminnya tidak benar. “Selama Jokowi di sini, itu 50 persen dia imam magrib di musala,” ujarnya.

Kemudian, Jokowi juga pernah berkorban untuk pembangunan musala di daerah tempat Nurdin tinggal saat tahun 1988. Saat itu, Nurdin dibebaskan mengambil material dari toko bangunan dan semuanya dibayar oleh Jokowi.

Nurdin pun juga menjelaskan tentang masa muda Jokowi. Saat bujang, Jokowi muda selau menghabiskan waktu di rumah Nurdin saat masih bekerja di perusahaan kertas di Aceh. Saat sudah berdampingan dengan Iriana, Jokowi juga masih tinggal di dekat rumah Nurdin.

“Terakhir berpisah dengan saya, sudah ada Gibran itu, tinggalkan kurban di sini tiga kambing,” katanya.

Berita Terbaru

BEM Nusantara DIY Gelar Aksi Peringatan Hari Buruh Internasional

Mata Indonesia, Yogyakarta - BEM Nusantara DIY melakukan aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Titik Nol Yogyakarta pada Rabu, 1 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini