Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing, UMKM Babel Dapatkan Sertifikat Halal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-UMKM di Provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel) saat ini telah mendapatkan sertifikat halal produk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sertifikat itu didorong oleh PT Timah Tbk agar UMKM bisa meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM mitra binaan PT Timah.

“Kami mengapresiasi langkah PT Timah Tbk dalam mendukung UMKM agar produknya mendapatkan sertifikat halal,” kata Ketua MUI Babel Zayadi Hamzah saat menghadiri pelatihan penyelia halal bagi UMKM Mitra Binaan PT Timah Tbk di Pangkalpinang, Babel, Rabu 20 Juli 2022.

Ia mengatakan, pelatihan penyelia halal ini merupakan rangkaian awal dari program sertifikasi halal bagi produk UMKM. PT Timah mengikutsertakan 20 UMKM mitra binaan untuk mendapatkan sertifikat halal produknya.

“Kami menilai apa yang dilakukan merupakan PT Timah Tbk merupakan gebrakan untuk mendorong peningkatan produk UMKM,” ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya pelatihan ini, para mitra binaan Timah sudah memiliki auditor penyelia halalnya atau auditor halal internal. Ini hal luar biasa yang dilakukan Timah bersama MUI.

“Alhamdulillah ini yang pertama kali dilakukan dan dibiayai oleh PT Timah. Ini juga merupakan suatu gebrakan yang dilakukan oleh PT Timah untuk melatih para UKM mereka menjadi penyelia halal internal mereka dari mitra binaannya,” katanya.

Khasmir Simon (53 tahun), mitra binaan Timah dengan produk Mirando sirup jeruk kunci mengatakan menjadi mitra binaan Timah banyak sekali keuntungan yang diterima untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya.

“Kami sudah mempersiapkan beberapa persyaratan-persyaratan yang ditetapkan oleh para auditor, seperti kelayakan tempat usaha dan persyaratan administrasinya sudah kami siapkan,” katanya.

Simon menyebutkan, dengan menjadi mitra binaan Timah, mereka tidak hanya dibantu secara modal, namun juga diberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan, pemasaran dalam bentuk pameran dan penyediaan tempat seperti Tins Gallery untuk memasarkan produk.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini