Timnas U-16 Waspadai Semua Tim, Nggak Ada Lawan Mudah

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mewaspadai semua tim yang ada di Grup A Piala AFF U-16. Menurut dia, nggak ada lawan yang mudah.

Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Filipina, dan Singapura. Di atas kertas, Vietnam menjadi lawan yang bisa menyulitkan. Tapi, bukan berarti Filipina dan Singapura dipandang sebelah mata.

“Ada beberapa video lawan yang sudah kami tonton. Mereka bagus-bagus semua, Filipina juga tidak boleh dianggap remeh. Yang paling penting pemain harus fokus di setiap pertandingan karena di setiap pertandingan akan sangat penting,” ujar Bima.

Pada laga pertama, Garuda Asia akan menghadapi tantangan dari Filipina di Stadion Maguwoharjo, Sleman, tanggal 31 Juli 2022 pukul 20.00 WIB. Timnas U-16 sudah menjalani pemusatan latihan sekitar tiga pekan.

“Kami berlatih defense setelah transisi. Jadi kami mengasah bagaimana setelah kehilangan bola. Mereka harus bisa merebut dan melakukan counter attack. Itu yang kami fokuskan,” katanya.

“Soal defense juga [dilatih] bagaimana mereka bisa melakukan pressing di depan, jadi mereka mempersulit lawan untuk build up,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bergerak Cepat Optimalkan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM

*) Oleh: Ahmad Fauzan WibowoTransformasi ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi ataupertumbuhan industri skala besar, tetapi juga oleh kemampuan negara memperkuatfondasi ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam konteks tersebut, program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis yang layak diapresiasi karena memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan daya saing produknya. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, sertifikasi halal tidak lagi dipandang sekadar pemenuhan kewajibanadministratif, melainkan telah menjadi instrumen penting dalam membangunkepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar. Oleh karena itu, ajakanpemerintah agar pelaku UMKM segera memanfaatkan kuota sertifikasi halal gratis perlu direspons secara cepat dan positif oleh seluruh pelaku usaha.Lebih jauh, sertifikasi halal saat ini telah berkembang menjadi bagian dari standarmutu produk yang diakui secara luas. Indonesia sebagai negara dengan jumlahpenduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk menjadi pusatindustri halal global. Potensi tersebut tentu tidak dapat diwujudkan tanpa keterlibatanaktif UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional....
- Advertisement -

Baca berita yang ini