Timnas Indonesia U-20 Dijamu Makan Malam Wali Kota Surabaya

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – Setelah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-20 di Uzbekistan 1-18 Maret 2023, Timnas Indonesia U-20 dijamu wali kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Jamuan makan malam di rumah pribadi Wali Kota Surabaya ini sebagai bentuk apresiasi kepada skuad Shin Tae-yong ini setelah tampil apik sepanjang kualifikasi Grup F di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 14-18 September ini.

Hadir dalam jamuan makan malam itu Sekjen PSSI Yunus Nusi, Exco PSSI Ahmad Riyadh sekaligus Ketua Asprov Jawa Timur, dan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri.

Eri Cahyadi mengatakan, acara ini sebagai bentuk apresiasi warga Surabaya sekaligus rasa syukur kita dengan perjuangan dari Timnas U-20.

“”Garuda Nusantara ini membawa nama Indonesia di kancah Asia dan Insya Allah bisa membawa ke kancah internasional. Dengan acara malam ini semoga teringat seluruh pemain dan jajaran PSSI bahwa Surabaya akan selalu ada untuk Indonesia. Surabaya akan selalu mendukung dengan segenap hati dan doa,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengucapkan atas nama PSSI serta Tim U-20 Indonesia mengucapkan terima kasih. Ia menyebut baru kali ini ada Wali kota yang menggratiskan hampir sebagian besar kebutuhan yang ada di event ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga beliau sudah mengapresiasi perjuangan Timnas U-20. Ada tuah Wali Kota, ada tuah Gelora Bung Tomo sehingga anak-anak dengan semangat yang begitu kuat diiringi dengan dukungan 25.000 suporter dari Surabaya dan sekitarnya, itulah yang kami harapkan dari federasi kepada beberapa daerah yang ada di Indonesia,” ucapnya.

“Tadi malam kita lihat bersama dukungan masyarakat Surabaya terhadap Timnas U-20, sangat jelas kelihatan dan Alhmaudulillah anak-anak juara grup. Mudah-mudahan ini bukan terakhir dan kami berharap di event-event Timnas ke depannya akan berada di Surabaya atau Gelora Bung Tomo,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini