Ada Tiga Lagi Pemain PSG Positif Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, PARIS – Ada tiga lagi pemain PSG yang dinyatakan positif Covid-19. Kali ini PSG tidak menyebutkan siapa saja pemain yang positif Covid-19.

Kabar ini muncul sekitar 24 jam setelah tiga pemain PSG lainnya dinyatakan positif Covid-19, yakni Neymar, Angel Di Maria, dan Leandro Paredes.

Dengan tambahan tiga lagi pemain, artinya ada enam pemain PSG positif Covid-19. Ini bisa mengganggu persiapan Les Parisiens untuk tampil di musim baru Ligue 1 yang sudah berjalan.

“Dalam tes carsCov2 PCR terkini didapatkan bahwa tiga lagi pemain PSG dinyatakan positif. Para pemain tersebut mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan,” bunyi pernyataan PSG, dikutip dari Sky Sports, Jumat 4 September 2020.

Ligue 1 2020 sudah dimulai. Tapi, PSG diberikan libur tambahan karena tampil di final Liga Champions. Sejatinya PSG akan menghadapi Lens di pekan perdana Ligue 1 enam hari usai tampil di final Liga Champions.

Tapi, jadwal tersebut diundur dan PSG baru akan menghadapi Lens pada 10 September demi memberikan waktu persiapan sedikit lebih panjang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini