Terus Alami Kekalahan, Fiorentina Resmi Pecat Vincenzo Montella

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Fiorentina terus mengalami kekalahan, dari total 24 laga yang dijalani, 13 kali mengalami kekalahan.

Hal itu membuat La Viola memberhentikan Vincenzo Montella lebih cepat mulai Sabtu 21 Desember usai dikalahkan AS Roma dengan skor telak 1-4.

“Fiorentina mengumumkan bahwa Vicenzo Momtella telah dibebastugaskan dari tugas-tugasnya sebagai pelatih kepala,” bunyi pernyataan resmi klub mengutip bola.net.

“Fiorentina ingin berterima kasih kepada Vincenzo Montella atas upaya dan komitmennya dalam beberapa bulan terakhir. Kami juga mendoakan agar ia sukses dalam kariernya,” tulisnya.

Fiorentina memang tampil mengecewakan selama ditangani Montella. Dari maksimal 72 poin yang bisa mereka raih, hanya 19 poin yang akhirnya sanggup didapat.

Dalam enam pertandingan terakhir, Fiorentina bahkan hanya meraih satu poin saja. Itu didapat saat bersua Inter Milan pekan kemarin.

Hingga berita ini turun, manajemen Fiorentina belum mengumumkan siapa kandidat pelatih baru. Akan tetapi, sejumlah nama sudah dikait-kaitkan.

Luciano Spaletti menjadi kandidat paling kuat. Akan tetapi, ia masih dikontrak Inter Milan dan harus memutus kontrak dulu.

Selain itu, ada nama Beppe Iachini dan mantan pelatih Timnas Italia U-21, Gigi Di Biagio. Nama terakhir adalah Cesare Prandelli.

 

 

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini