Teroris yang Ditangkap di Temanggung Ternyata Pernah Latihan di Filipina

Baca Juga

MINEWS, JATENG – Terduga teroris berinisial TWA alias Andalus alias Abu Hilwa jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap polisi di Temanggung, Jateng, ternyata pernah menjalani pelatihan militer di Filipina Selatan.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Abu Hilwa ke Filipina untuk bergabung dengan kelompok teroris pimpinan Abu Jihad di Basilan. Namun ia dideportasi pemerintah setempat pada 2016 lalu

“Setelah dideportasi, Abu Hilwa mengikuti i’dad atau persiapan di Karang Bolong, Anyer, Banten da dilatih oleh teroris lainnya, yakni Nanang Kosim,” ujar Dedi di Jakarta, Kamis 21 Februari 2019.

Dedi berkata Abu Hilwa sebelumnya pernah terlibat dalam rencana penyerangan terhadap kepolisian yang direncanakannya bersama Bambang Eko Prasetyo, Agung Nugroho, Juhedi, Ali Abdulloh, Andi Baso, serta Nanang Kosim.

Polisi menangkap Abu Hilwa saat sedang melakukan razia kendaraan bermotor di Temanggung, Jawa Tengah, pada Kamis 14 Februari 2019 lalu.

Saat itu Abu Hilwa mengendarai mobil dan melarikan diri saat terkena razia ke persawahan. Polisi lalu mengejar dan menangkapnya.

Mobil yang ditinggalkan Abu Hilwa juga digeledah paksa oleh petugas dan ditemukan sejumlah barang bukti seperti buku-buku berisi materi radikalisme.

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Pembangunan di Papua Sebagai Amanat Undang-Undang

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan upaya pembangunan di Papua sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui...
- Advertisement -

Baca berita yang ini