Terbenam di Posisi Juru Kunci, Inter Tetap Optimistis Lolos

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADRID – Kekalahan dari Real Madrid membuat Inter Milan terbenam di posisi juru kunci Liga Champions Grup B. Meski demikian, Antonio Conte tetap optimistis timnya lolos.

Berlaga di Alfred Di Stefano Stadium, Rabu 4 November 2020 dini hari WIB pada matchday ketiga Liga Champions, Inter kalah dengan skor 2-3. Dua gol Inter dicetak Lautaro Martinez dan Ivan Perisic. Sementara tiga gol Madrid dicetak Karim Benzema, Sergio Ramos, dan Rodrygo.

Dari tiga laga, Inter mencatatkan dua hasil imbang dan satu kalah. Dengan demikian, Nerazzurri untuk sementara terbenam di dasar klasemen Grup B dengan dua poin.

Posisi puncak ditempat Borussia Monchengladbach dengan lima poin, diikuti Shakhtar Donetsk dengan empat poin, dan Madrid juga empat poin.

“Ada tiga pertandingan lagi dan sembilan poin diperebutkan. Tim ini membuktikan bisa bersaing. Saya pikir dengan sedikit keberuntungan, kami bisa membawa hal positif dan bukan hanya penampilan bagus,” ujar Conte, dikutip dari Football Italia, Rabu 4 November 2020.

“Kami harus lebih memperhatikan detail kecil, memperkuat mental, dan meningkatkan rasa percaya diri agar bisa tampil lebih baik lagi. Kami di jalur yang tepat, tapi detail kecil sangat berdampak di laga ini,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini