Tak Permanenkan Status, Bayern Muenchen Pulangkan Perisic ke Inter

Baca Juga

MATA INDONESIA, MUENCHEN – Bayern Muenchen tak mengaktifkan opsi memermanenkan status Ivan Perisic. Artinya, Perisic akan kembali ke Inter Milan.

Bayern pinjam Perisic dari Inter di awal musim 2019/20 senilai 5 juta Euro. Die Roten memiliki opsi memermanenkan status pemain asal Kroasia itu di akhir musim dengan nilai transfer 20 juta Euro.

Juara Liga Champions 2019/20 itu memilih tak mengaktifkan opsi tersebut. Bayern sebenarnya berusaha melakukan negosiasi dengan Inter agar bisa mendatangkan Perisic di bawah 20 juta Euro, tapi Nerazzurri menolak.

Selain Perisic, Bayern juga tak memermanenkan status dua pemain lainnya, Philippe Coutinho dan Alvaro Odriozola.

“Kami memutuskan tak melanjutkan kerja sama dengan Alvaro Odriozola, Philippe Coutinho, dan Ivan Perisic,” kata pelatih Bayern, Hans-Flick, dikutip dari Football Italia, Rabu 9 September 2020.

Bersama Bayern, Perisic mencatatkan 35 penampilan dengan mencetak delapan gol dan 10 assists. Pemain 31 tahun meraih tiga gelar, yakni Bundesliga, Piala Jerman, dan Liga Champions.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini