Tahun Ini Yogya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Capai 5 Persen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta ditargetkan pemerintah bisa mencapai lima persen pada tahun ini.

“Harapannya bisa mencapai lima persen. Tetapi pasti dibutuhkan usaha yang cukup berat untuk bisa merealisasikannya,” kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Kadri Renggono di Yogyakarta.

Pada 2021, pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta mencapai sekitar tiga persen. “Pada pertengahan tahun lalu sempat terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi hingga minus akibat gelombang pandemi covid-19 varian Delta,” katanya.

Meskipun membutuhkan kerja keras, lanjut Kadri, target tersebut tetap dapat diupayakan untuk diwujudkan asalkan kondisi pandemi covid-19 bisa terkendali di tengah ancaman gelombang baru penularan akibat munculnya varian Omicron.

Sebagai kota pariwisata dan budaya, Yogyakarta tetap akan bertumpu pada sektor pariwisata untuk menggerakkan roda perekonomian didukung sektor lain termasuk industri kreatif yang juga menjadi kekuatan kota tersebut.

 “Sektor pariwisata tetap menjadi tumpuan utama. Untuk awal tahun ini ada fenomena yang menarik yaitu tidak lagi menjadi low season karena wisatawan tetap mengalir masuk ke Yogyakarta,” katanya.

Sedangkan untuk sektor industri kreatif yang menjadi pendukung sektor pariwisata, Kadri mengatakan jika peran pemerintah daerah akan lebih dikuatkan dalam bentuk fasilitasi, salah satunya memberi ruang kreasi yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif.

“Misalnya dengan menggelar pameran atau menyiapkan ruang kreasi yang bisa dimanfaatkan pelaku industri kreatif dalam mengekspresikan karya-karya mereka. Pada intinya, pemerintah memfasilitasi sebuah ekosistem yang mendukung pengembangan industri kreatif,” katanya.

Peningkatan industri kreatif sebagai motor ekonomi, lanjut Kadri, bahkan diatur dalam Perda Bank Jogja namun sampai saat ini belum direalisasikan.

“Di dalam perda tersebut diatur amanat untuk memberikan bantuan modal kepada pelaku UKM yang bergerak di sektor industri kreatif. Amanat ini bisa mendukung upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini