Sudah Siap Daftar CPNS 2021? Siapkan Berkas-berkas Ini untuk Persyaratan Ya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pendaftaran CPNS 2021 akan tak lama lagi akan dilaksanakan oleh pemerintah pada April mendatang.

Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Teguh Widjinarko mengungkapkan penetapan formasi akan dilakukan pada Maret 2021, dan proses seleksi pada Juni.

“Bulan April Mei 2021 dibuka proses pendaftaran dan Juni 2021 mulai dilakukan seleksi,” kata Teguh, Sabtu 20 Februari 2021.

Untuk tahun ini, pemerintah membuka 1,3 juta lowongan menjadi CPNS bagi seluruh masyarakat Indonesia yang memenuhi syarat.

Mengacu pada persyaratan tahun 2019 lalu, ada beberapa berkas yang wajib kamu siapkan untuk proses pendaftaran.

Seperti akta kelahiran, ijazah terakhir, transkrip nilai, kartu keluarga (KK) dan KTP, serta pas foto 4×6. Semua berkas discan menjadi bentuk soft file, dengan total kapasitas tidak melebihi 200 KB.

Ada juga persyaratan lainnya, yang sebaiknya kalian catat dengan baik. Berikut lengkapnya:

– Harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kecuali jabatan tertentu, paling tinggi 40 tahun

– Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih

– Tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, TNI, anggota kepolisian atau pegawai swasta

– Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI atau anggota kepolisian

– Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik

– Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan

– Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan

– Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah RI

– Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini