Sirkuit Mandalika Batal Gelar Balapan Perdana

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANDALIKA – Sirkuit Mandalika rencananya akan menggelar balapan perdana bertajuk Race Asian Talent Cup. Tapi, balapan itu ditunda hingga pekan depan.

Sejatinya, balapan Asian Talent Cup Seri ketiga digelar Minggu 14 November 2021. Ada dua sesi balapan, yakni pukul 12.00 dan 16.00 WIT.

Tapi, dua balapan tersebut akhirnya ditunda dengan alasan kurangnya tenaga marshal. Pihak Dorma meminta setidaknya delapan marshal di setiap pos yang sudah ditentukan.

Marshal adalah orang yang bertugas sebagai penanggung jawab mengawasi jalannya balapan. Mereka juga bertugas menolong pembalap jika terjadi crash atau kecelakaan.

Dorna mengumumkan, balapan Asian Talent Cup akan digelar bersamaan dengan World Superbika Championship (WSBK), 19-21 November mendatang.

“Dorna Sport, bersama Mandalika Grand Prix Association, mengonfirmasi bahwa ATC season finale akan terdiri dari empat balapan dan berlangsung pada 19-21 November bersamaan dengan WSBK,” tulis laman resmi Asian Talent Cup.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Reformasi UU P2SK Menjaga Stabilitas sekaligus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

*) Oleh: Dinda ParamitaPengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan(P2SK) menjadi undang-undang oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 merupakan langkah strategis yang patutdiapresiasi. Di tengah dinamika ekonomi global yang sarat ketidakpastian, Indonesia membutuhkan fondasi sektor keuangan yang tidak hanya kuat dalam menjagastabilitas, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonominasional. Reformasi regulasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dan DPR dalammemastikan sektor keuangan nasional tetap relevan terhadap perkembangan zaman sekaligus responsif terhadap berbagai tantangan baru. Kehadiran UU P2SK yang diperbarui menjadi bukti bahwa agenda reformasi ekonomi terus berjalan secaraberkelanjutan.Dalam konteks pembangunan nasional, sektor keuangan memiliki peran sentral sebagai penghubung antara sumber daya ekonomi dan aktivitas produktif masyarakat. Oleh karena itu, penguatan regulasi menjadi kebutuhan mendesak agar fungsiintermediasi keuangan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Stabilitas sektorkeuangan yang terjaga akan menciptakan kepercayaan investor, memperluas aksespembiayaan, serta mempercepat perputaran modal di berbagai sektor strategis. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaanlapangan kerja, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.Selanjutnya,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini