Siap-siap, Pasar Agung Depok Bakal Disulap Jadi Pusat Ikan Hias

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok berencana menyulap Pasar Agung menjadi sebuah pusat perdagangan ikan hias, yang belakangan ini lagi naik daun.

Sebagai langkah awal,  telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Disperdagin Kota Depok dengan Kelompok Kerja (Pokja) Ikan Hias di Pasar Agung.

Menurut Kepala Disperdagin Kota Depok Zamrowi Hasan, pusat ikan hias ini akan dibuka pada Maret 2021 bulan ini.

“Pasar Agung ditunjuk menjadi lokasi pilot project tersebut. Kami akan optimalkan di Pasar Agung baru nanti merambah ke pasar lainnya, seperti Pasar Musi,” kata Zamrowi, Rabu 3 Maret 2021.

Ia menjelaskan, selama pandemi Covid-19 melanda, bisnis ini seperti tak terdampak. Usaha ini justru menjadi kekuatan ekonomi baru di Depok.

“Mudah-mudahan Depok bisa menjadi pusat perdagangan ikan hias yang besar dan bersaing dengan kota lainnya,” ujarnya.

Koordinator Pokja Pusat Perdagangan Ikan Hias di Pasar Agung, Dody Achmad Yusuf menjelaskan, sebanyak 200 pedagang ikan hias dari seluruh wilayah di Kota Depok akan berjualan di Pasar Agung.

“Kini sedang dilakukan proses rekruitmen pedagang. Bentuk jualannya bisa satuan dan grosir. Jenis ikan-ikan yang kami jual juga adalah yang terbaik,” kata dia.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini