Senegal Tantang Aljazair di Final Piala Afrika 2019

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Final Piala Afrika 2019 akhirnya mempertemukan Senegal dan Aljazair, yang sepanjang kompetisi harus bersusah payah menyingkirkan musuh satu per satu.

Kedua peserta final itu melaju ke babak puncak usai melakoni pertandingan ekstra berat. Senegal melaju ke babak final usai bertarung habis-habisan melawan Tunisia di semifinal, sedangkan Aljazair menggasak Nigeria.

Senegal terpaksa melakoni laga sampai 120 menit, melawan kegigihan Tunisia yang pantang menyerah demi tiket final. Meskipun, akhirnya Senegal keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 pada laga yang dilangsungkan di 30 June Stadium, Senin 1 Juli 2019 dinihari WIB.

Berulang kali Senegal dan Tunisia melakukan jual beli serangan, meskipun hasilnya, babak pertama harus berakhir tanpa gol dari kedua tim.

Tunisia lalu membuka peluang emas untuk unggul pada menit 75. Hadiah penalti datang akibat handball Kalidou Koulibaly. Sayang, Tunisia menyia-nyiakan peluang tersebut, sepakan Ferjani Sassi dimentalkan kiper Senegal.

Rupanya hadiah penalti bukan untuk Tunisia saja. Senegal mendapat kesempatan yang sama setelah Dylan Bronn melanggar Ismaila Sarr. Tapi, rupanya dalam urusan penalti, kedua tim bernasib sama, yakni gagal menyarangkan bola. Eksekusi Henri Saivet berakhir ‘zonk’.

Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-100 di babak perpanjangan waktu. Senegal unggul setelah Bronn membuat gol bunuh diri.

Drama kemudian terjadi pada menit ke-115. Tunisia sempat mendapat penalti setelah Idrissa Gueye dinilai melakukan handball. Namun wasit membatalkan keputusan tersebut usai melihat VAR.

Senegal akhirnya mengantongi satu tiket final. Sementara Aljazair melangkah ke final usai menghajar Nigeria dengan skor 2-1.

Aljazair unggul lebih dulu setelah William Troost-Ekong membuat gol bunuh diri pada menit ke-40. Nigeria kemudian menyamakan skor lewat penalti Odion Ighalo.

Rupanya pahlawan kemenangan Aljazir baru muncul pada menit ke-95. Dia adalah pemain Manchester City yakni Riyad Mahrez yang melesakkan bola ke gawang Nigeria melalui tendangan bebas di menit-menit akhir.

Pertandingan final antara Senegal dan Aljazair akan dimainkan pada Jumat 19 Juli 2019 malam waktu setempat. Sementara Tunisia dan Nigeria akan lebih dulu melakoni laga perebutan tempat ketiga pada Rabu 17 Juli 2019.

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini