Sambut Formula E, Kendaraan Listrik Konvoi di Kawasan Monas

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Pemprov DKI Jakarta berencana menggelar pengumuman jadwal pelaksanaan balap mobil listrik atau Formula E 2020. Menyambut keputusan tersebut, beberapa kendaraan listrik akan konvoi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat 20 September 2019.

Konvoi ini akan berlangsung pada pukul 15.00-17.00 WIB, dimulai dari Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK) menuju Monas, Jakarta Pusat. Rute konvoi kendaraan listrik yang diikuti BMW i8 Roadster, Blue Bird, Gesits, Selis, ITS dan lainnya ini dimulai dari Parkir Timur Senayan keluar melalui pintu FX Sudirman di Jalan Pintu 1 Senayan-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin-belok kanan di Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha dan berakhir masuk ke Monas melalui pintu Silang Monas Barat Daya.

Sementara itu, lalu lintas dari arah Selatan yakni Blok M atau Senayan menuju utara (Harmoni) dilarang mendahului konvoi. Kendaraan lain masih diperbolehkan mengikuti konvoi dari belakang.

“Akses sepanjang rute konvoi akan dilakukan pengalihan lalu lintas secara situasional dan kendaraan dilarang melintas ketika konvoi sedang berlangsung,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Ia juga mengatakan, demi keamanan dan kelancaran jalan akan ada pengawalan dari petugas Polri.

Berikut rekayasa lalu lintas yang diberlakukan: Jalan Asia Afrika atau Jalan Pintu 1 Senayan-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Jenderal Gatot Subroto-Jalan KS. Tubun-dan seterusnya atau menerus Jalan S Parman menuju Tomang-Jalan Tomang Raya-Jalan Kyai Caringin-Jalan Balikpapan-Jalan Suryopranoto-dan seterusnya dengan tetap menyesuaikan pengaturan lalu lintas ganjil-genap.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini