Relaunching AMANAH Dorong Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Pemuda Aceh

Baca Juga

Mata Indonesia, Aceh Besar – Menjelang relaunching yang diagendakan pada pertengahan April 2026, Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) memperkuat arah pengembangan generasi muda melalui program pembinaan yang lebih terarah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyelenggaraan Future Leaders Bootcamp (FLB) sebagai upaya membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan pemuda Aceh.

Kegiatan yang digelar oleh Bidang Pelatihan dan Sertifikasi Badan Pekerja AMANAH ini berlangsung di Gedung AMANAH, Kawasan Industri Aceh (KIA), Ladong, Aceh Besar. Sebanyak 26 peserta terpilih dari berbagai kabupaten/kota di Aceh mengikuti program tersebut setelah melalui proses seleksi ketat.

Mengusung tema “Mengenal Diri, Menentukan Arah, Mewujudkan Masa Depan”, FLB dirancang sebagai ruang pembentukan karakter dan penguatan kepemimpinan generasi muda. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengasah potensi diri melalui pendekatan interaktif.

Ketua Yayasan AMANAH, Dr. Saifullah Muhammad, menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang mampu mendorong lahirnya pemimpin muda yang berintegritas dan berdaya saing.

“Anak muda Aceh tidak kekurangan potensi. Yang dibutuhkan adalah ekosistem yang mampu mengubah potensi itu menjadi produktivitas dan daya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, AMANAH hadir sebagai wadah pengembangan yang tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga pada pembentukan pola pikir kepemimpinan, komitmen, dan peran aktif generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, peserta dibekali berbagai materi aplikatif, mulai dari penguatan pola pikir kewirausahaan melalui sesi entrepreneurial mindset, hingga penyusunan visi hidup dan peta jalan masa depan (life roadmap). Selain itu, kemampuan komunikasi efektif dan public speaking juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan.

Bootcamp ini menghadirkan Said Muniruddin, akademisi Universitas Syiah Kuala dan praktisi pengembangan diri. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam membangun kepemimpinan yang utuh.

AMANAH juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pengembangan generasi muda yang lebih terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Penguatan program diarahkan pada penciptaan ruang yang mampu menyalurkan potensi anak muda secara produktif dan berkelanjutan.

Relaunching AMANAH diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jangkauan program serta memperkuat peran lembaga sebagai pusat pengembangan kepemimpinan dan inovasi generasi muda Aceh.

Melalui langkah ini, AMANAH menargetkan lahirnya generasi muda yang adaptif, kreatif, dan memiliki daya saing global, sekaligus mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini